Kebakaran Galangan Kapal di New York Tewaskan Satu Orang

Sedang Trending 34 menit yang lalu

Sebuah insiden kebakaran besar disertai ledakan melanda sebuah fasilitas galangan kapal di New York City, Amerika Serikat, pada Jumat sore waktu setempat yang mengakibatkan satu orang tewas dan lebih dari 30 orang lainnya luka-luka.

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah galangan kapal yang berlokasi di Richmond Terrace, area Mariners Harbor, Staten Island, New York City, seperti dilansir dari Detikcom melalui laporan Anadolu Agency pada Sabtu.

Pihak Departemen Pemadam Kebakaran New York awalnya menerima laporan mengenai kobaran api di ruang bawah tanah sebuah struktur logam di belakang dermaga kapal, yang mana terdapat juga laporan mengenai sejumlah pekerja yang terjebak di dalamnya.

Ketika petugas pemadam kebakaran sedang berupaya keras memadamkan api di lokasi kejadian, sebuah ledakan besar mendadak terjadi menurut laporan dari media terkemuka Amerika Serikat, NBC News dan ABC News.

Dampak dari insiden ini memicu situasi darurat bagi para petugas di lapangan karena beberapa personel pemadam kebakaran sempat menyampaikan panggilan darurat atau mayday saat proses pemadaman berlangsung.

Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa seluruh personel yang sempat meminta pertolongan darurat tersebut kini telah ditemukan dan sedang menerima perawatan medis yang diperlukan.

Berdasarkan data dari Departemen Pemadam Kebakaran New York, sedikitnya 13 personel pemadam kebakaran turut menjadi korban luka dalam peristiwa ini, dengan rincian dua personel mengalami cedera serius, dua personel cedera sedang, dan sisanya luka ringan.

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengumumkan dalam konferensi pers bahwa kebakaran tersebut saat ini telah berhasil dikendalikan oleh tim di lapangan.

Selain itu, Mamdani juga mengonfirmasi bahwa satu warga sipil meninggal dunia dalam insiden tersebut, sementara dua petugas pemadam kebakaran berada dalam kondisi kritis tetapi stabil.

Pihak kepolisian setempat melalui laporan ABC News menyatakan bahwa hingga saat ini masih ada satu orang pekerja yang dilaporkan hilang, sementara penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih belum diketahui secara jelas.