Kemarin, suspek hantavirus di DIY hingga evakuasi erupsi Gunung Dukono

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin, Minggu (10/5) masih menarik dibaca, mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo menyatakan kasus suspek hantavirus warga setempat negatif hingga evakuasi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara.

Selain itu, ada juga warta mengenai penerapan buka-tutup di Terminal Ajyad untuk menjaga keselamatan jamaah haji.

Berikut rangkuman berita:

Dinkes sebut suspek hantavirus di Kulon Progo hasilnya negatif

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan kasus suspek hantavirus pada seorang warga setempat telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Baca selengkapnya di sini.

Dinkes DIY tetap tingkatkan kewaspadaan cegah penularan hantavirus

Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta tetap meningkatkan kewaspadaan dini dalam mengantisipasi atau mencegah risiko penularan hantavirus, meskipun belum ada kasus terkonfirmasi positif terkena penyakit zoonosis tersebut di provinsi tersebut.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

Petugas terapkan buka tutup di Terminal Ajyad jaga keselamatan jamaah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menegaskan bahwa penerapan sistem buka tutup pintu di Terminal Ajyad, Makkah, merupakan langkah strategis untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah calon haji Indonesia.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

Dua WNA pendaki Gunung Dukono ditemukan meninggal tertimpa batu erupsi

Tim SAR gabungan menemukan dua Warga Negara Asing (WNA) pendaki Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat erupsi gunung tersebut.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

TNI kirim tambahan personel bantu evakuasi korban erupsi Gunung Dukono

​​​​​​​TNI mengirim tambahan personel untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, yang hingga kini masih berlangsung di tengah aktivitas vulkanik dan medan berat.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.