Kemendag Menetapkan Kenaikan Harga Referensi Biji Kakao Juni 2026

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi biji kakao untuk periode Juni 2026 naik signifikan sebesar 563,48 dolar AS menjadi 3.832,17 dolar AS per metrik ton, dilansir dari Kompas pada Sabtu (30/5).

Lonjakan harga referensi komoditas tersebut merepresentasikan kenaikan sebesar 17,24 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kebijakan ini berdampak langsung pada naiknya Harga Patokan Ekspor biji kakao menjadi 3.511 dolar AS per metrik ton, meningkat sebesar 549 dolar AS atau 18,53 persen dibanding Mei 2026.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana menjelaskan bahwa situasi tersebut dipengaruhi oleh lonjakan biaya logistik dunia akibat penutupan Selat Hormuz serta terpangkasnya pasokan dari produsen global utama.

"Ada kenaikan pada HR dan HPE biji kakao karena ditutupnya Selat Hormuz yang mengakibatkan peningkatan biaya logistik, biaya asuransi, dan bahan bakar. Selain itu, penurunan suplai dari Nigeria ikut mendorong kenaikan HR dan HPE biji kakao," terang Tommy Andana, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Menurut penjelasan Tommy, hambatan pada rute pelayaran internasional itu menaikkan biaya distribusi dan memengaruhi harga perdagangan komoditas kakao di pasar dunia. Ia menambahkan bahwa kendala pasokan dari Nigeria turut memperketat ketersediaan kakao di pasar internasional.

"Nigeria merupakan salah satu produsen kakao utama yang berkontribusi terhadap pasokan global, sehingga penurunan produksinya turut memengaruhi pembentukan harga," ungkap Tommy Andana, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Pemerintah juga menetapkan tarif bea keluar sebesar 7,5 persen serta pungutan ekspor kakao senilai 7,5 persen untuk periode Juni 2026 seiring perubahan harga referensi tersebut. Selain kakao, Kementerian Perdagangan mengatur harga referensi dan harga patokan ekspor komoditas lain seperti minyak kelapa sawit, produk kayu, produk kulit, dan getah pinus untuk 1-30 Juni 2026.