Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memaparkan peta jalan implementasi Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) selama periode 2025-2029 guna mendukung persiapan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran (mapel) wajib di jenjang pendidikan SD.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani di Jakarta, Jumat, mengatakan peta jalan tersebut memastikan 150 ribu satuan pendidikan SD nantinya tuntas memiliki guru yang mampu mengajar Bahasa Inggris kepada murid kelas 3 SD dalam 3 tahun ke depan.
Baca juga: Kemendikdasmen: Guru SD harus punya kemampuan bahasa Inggris
“Dari total sekitar 150 ribu sekolah dasar di Indonesia, lebih dari 90 ribu atau sekitar 60 persen sekolah belum memiliki guru dengan latar belakang Bahasa Inggris. Nah, di sisi lain, pemerintah tengah mendorong penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar secara lebih terstruktur mulai dari tahun ajaran 2027/2028,” kata Nunuk dalam Peluncuran Program PKGSD yang disiarkan secara daring di laman YouTube Kemendikdasmen.
Ia menambahkan penerapan bahasa Inggris sebagai mapel wajib di kelas 3 SD akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ajaran 2027/2028 sebagaimana tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, dengan menargetkan sekitar 58 ribu sekolah yang dinilai siap.
Karena itu, lanjutnya, Kemendikdasmen pada tahun 2025 sudah mendata dan memverifikasi sebanyak 90.447 SD sasaran yang akan mendapatkan intervensi pelatihan melalui program PKGSD-MBI.
Di tahun yang sama, pihaknya juga menyiapkan dan melatih 1.057 fasilitator daerah (Fasda) yang akan melatih dan mendampingi para guru, mengintegrasikan learning management system (LMS) serta membuat modul pelatihan CFR A1 dan A2.
Pada tahun ini, lanjutnya, Kemendikdasmen siap menyelenggarakan pelatihan mengajar bahasa Inggris dengan menargetkan 10 ribu guru SD sebagai peserta.
Baca juga: Kemendikdasmen tingkatkan kompetensi Bahasa Inggris 13.964 guru SD
Baca juga: Kemendikdasmen siap wajibkan Bahasa Inggris pada SD mulai TA 2027/2028
Kemudian, pada tahun 2027 dan 2028, pihaknya menargetkan penyelenggaraan pelatihan yang sama akan menjangkau sebanyak 30 ribu guru SD.
Dengan begitu, pihaknya siap menuntaskan program pelatihan tersebut dengan menargetkan 20 ribu guru SD sebagai peserta pada tahun 2029.
“Harapannya 3 tahun mendatang, kami sudah siap, semua sekolah siap menerapkan wajib mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas 3 SD,” kata Nunuk.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·