Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendukung penguatan literasi murid dengan turut memperbaiki sebanyak 4.700 ruang perpustakaan di berbagai sekolah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus) Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan perhatian pada peningkatan literasi peserta didik, khususnya pada jenjang pendidikan menengah meskipun jumlahnya memang tidak sebanyak perbaikan untuk ruang praktek.
“Ya terkait perpustakaan, dari sisi infrastrukturnya itu kan tadi ada 4.700 perpustakaan yang dibangun ya, di samping memang masih lebih banyak ruang praktek sih kalau ruang praktek lebih dari 7.500 ya. Jadi dari sisi infrastruktur, kami sudah memberikan perhatian yang sangat penting terkait perpustakaan ini,” kata Tatang di Jakarta pada Selasa.
Baca juga: Mendikdasmen salurkan 100 buku bacaan perkuat literasi di Kupang
Pada kegiatan bertajuk Bincang Santai Dampak Nyata Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Penguatan Literasi melalui Sarana Perpustakaan yang Nyaman itu, Tatang memastikan revitalisasi maupun rehabilitasi ruang perpustakaan masuk dalam sasaran program revitalisasi satuan pendidikan, mengingat perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat menyimpan buku atau ruang baca, melainkan menjadi pusat belajar, ruang kolaborasi, hingga ruang tumbuh kreativitas peserta didik.
Ruang perpustakaan yang nyaman dan layak, lanjut dia, dapat meningkatkan minat baca di kalangan peserta didik.
Karena itu pihaknya juga siap berkolaborasi bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Badan Bahasa Kemendikdasmen, dan Pusat Perbukuan Kemendikdasmen, guna menambah koleksi buku, khususnya buku non-teks di ruang perpustakaan sekolah.
Baca juga: Kemendikdasmen manfaatkan dongeng pulihkan trauma murid pascabencana
“Nah mungkin kami juga perlu ada penyediaan-penyediaan buku bacaan non-teks gitu ya, baik dari dukungan Perpustakaan Nasional yang juga memang ada mengirimkan ke sekolah-sekolah, dari Badan Bahasa dan juga ada dari Pusat Perbukuan,” kata Tatang.
Pada kesempatan yang sama Kepala Perpusnas Aminudin Aziz mengapresiasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang mengikutsertakan perbaikan ruang perpustakaan di sekolah.
“Ini adalah cara baru memandang bagaimana integrasi antara kegiatan belajar di kelas dengan keberadaan perpustakaan,” kata Aminudin.
Baca juga: Wamendikdasmen tekankan manfaat PAUD dan ajak murid cinta literasi
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·