Kemendikdasmen terima praktik baik kolaborasi pelaksanaan TKA di Papua

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima praktik baik terkait kolaborasi antar-sekolah dan orang tua dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan SD di Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua.

Kepala SD Negeri Awado Muhajir dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis, mengatakan tahun ini sekolah yang ia pimpin melaksanakan TKA bertempat di SD Integral Lukman Al Hakim Serui.

Hal itu membuat para guru dan murid harus menempuh perjalanan menggunakan perahu untuk sampai di sana.

Baca juga: Kemendikdasmen apresiasi keterlibatan Kemkomdigi tekan pelanggaran TKA

“Jika laut sedang tenang, kami bisa sampai di Serui dalam waktu empat jam, namun bisa mencapai enam jam jika ombak besar. Setibanya di Serui, kami juga harus mencari tempat menginap bagi anak-anak. Meski penuh tantangan, semangat murid kami tetap tinggi untuk mengikuti TKA,” kata Muhajir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Integral Lukman Al Hakim Serui Mahfud Fauzi menuturkan pihaknya telah menyiapkan peserta didik secara matang.

Secara keseluruhan, guru dan murid siap mengikuti TKA. Selain itu, sekolah juga berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Pendidikan.

Mahfud menambahkan para orang tua juga ikut bahu membahu menyediakan perangkat komputer dan laptop.

“Koordinasi dengan dinas terkait juga telah kami lakukan untuk menjamin ketersediaan listrik dan internet. Dukungan orang tua juga sangat besar, bahkan di antara mereka bersedia meminjamkan perangkat komputer atau laptop apabila terjadi keterbatasan di sekolah,” kata Mahfud.

Serupa dengan persiapan yang dilakukan di SD Negeri Awado, Kepala SD Inpres 1 Serui Herdelina Sembay menyampaikan tahap persiapan TKA yang telah dilakukan di sekolahnya, mulai dari berlatih soal hingga memberikan penguatan materi pelajaran.

“Guru-guru kami rutin memberikan latihan soal sebelum murid pulang sekolah. Anak-anak sangat antusias, bahkan orang tua turut mendukung dengan menunggu hingga sore hari,” ujarnya.

Baca juga: Kemendikdasmen latih murid SD berpikir analitis lewat TKA

Baca juga: Kemendikdasmen siapkan TKA susulan untuk siswa SD terdampak bencana

Tidak hanya bagi kepala sekolah, para murid juga merasakan manfaat dari pelaksanaan TKA.

Salah satunya adalah Julio Iwanggin, siswa SD Inpres 1 Serui. Meskipun sempat gugup sebelum ujian, perasaan tersebut hilang dengan sendirinya setelah ia membaca soal dengan cermat dan mampu menjawab dengan baik.

Pelaksanaan TKA di Kabupaten Kepulauan Yapen menjadi gambaran nyata komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan hingga ke pelosok Indonesia.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.