Ribuan bibit pohon mangrove ditanam di kawasan Rusunawa Marunda

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Ribuan bibit pohon mangrove ditanam di kawasan pesisir Rusunawa Marunda sebagai upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.

“Menjaga ekosistem pesisir sangat penting dan upaya menanam mangrove memiliki banyak manfaat,” kata Lurah Marunda Vicktor Hotma Parulian di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan beragam manfaat yang didapatkan lewat penanaman mangrove ini mulai dari mencegah abrasi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

Viktor menilai kegiatan ini sangat positif dan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan. “Ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam,” kata dia.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Pupuk Indonesia sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.

Sementara perwakilan dari Pupuk Indonesia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program keberlanjutan dan tanggung jawab sosial lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kawasan pesisir Marunda semakin hijau dan terlindungi, serta mampu memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat sekitar. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program keberlanjutan dan tanggung jawab sosial lingkungan.

Penanaman mangrove dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan penanaman massal di area pesisir sekitar Rusunawa Marunda dan total ada 3.000 batang mangrove yang ditanam.

Baca juga: DLH DKI rumuskan Rapergub pemanfaatan dan kendali ekosistem mangrove

Baca juga: Pemkab tanam 1.000 mangrove jaga keberlangsungan ekosistem pesisir

Baca juga: DKI targetkan tanam mangrove sepanjang satu kilometer dalam setahun

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.