Cirebon (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Cirebon, Jawa Barat melepas keberangkatan rombongan pertama jamaah calon haji asal daerah tersebut yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 23 untuk diterbangkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Kertajati.
“Tahapan awal ini kami melepas keberangkatan jamaah calon haji asal Kota Cirebon menuju Asrama Haji Indramayu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kota Cirebon Muhamad Ikbal Sugiana di Cirebon, Jumat.
Ia mengatakan jumlah calon haji asal Kota Cirebon yang tergabung dalam kloter tersebut sebanyak 278 orang dan seluruhnya telah dinyatakan siap menempuh perjalanan menuju Tanah Suci.
Ia menyebutkan selain calon haji, terdapat pula empat petugas haji yang akan mendampingi proses perjalanan dan pelaksanaan ibadah para peserta.
Baca juga: Satgas Haji cegah keberangkatan 80 WNI terindikasi haji ilegal
Sehingga, kata dia, total keseluruhan rombongan calon haji yang diberangkatkan dari Kota Cirebon mencapai 282 orang.
Menurut dia, seluruh calon haji yang tergabung dalam kloter tersebut berada dalam kondisi sehat saat keberangkatan dan telah mengikuti berbagai tahapan persiapan.
Tahapan tersebut, kata dia, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pelaksanaan manasik haji sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Ikbal mengatakan rombongan jamaah calon haji asal Kota Cirebon dijadwalkan tiba di Asrama Haji Indramayu sekitar pukul 16.00 WIB untuk menjalani masa transit sekaligus persiapan akhir.
“Calon haji asal Kota Cirebon akan diterbangkan menuju Arab Saudi pada Sabtu (9/5) pukul 17.20 WIB melalui Bandara Kertajati,” katanya.
Baca juga: jamaah calon haji kloter Solo telah tiba di Makkah
Ikbal menjelaskan Kloter 23 masuk dalam kategori gelombang kedua keberangkatan jamaah calon haji Indonesia, sehingga para peserta asal Kota Cirebon nantinya akan langsung menuju Kota Makkah tanpa transit terlebih dahulu di Madinah seperti gelombang pertama.
Menurut dia, pengaturan keberangkatan berdasarkan gelombang tersebut dilakukan untuk menyesuaikan sistem pelayanan dan penempatan jamaah calon haji Indonesia selama berada di Arab Saudi agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Ia menyebutkan dari total jamaah calon haji yang diberangkatkan terdapat dua peserta termuda yang masing-masing berusia 20 tahun, sedangkan peserta tertua tercatat berusia 81 tahun dan tetap dinyatakan layak berangkat.
“Selain itu, terdapat 11 calon haji yang menggunakan kursi roda dan akan mendapatkan pendampingan khusus selama perjalanan maupun saat menjalankan ibadah di Tanah Suci,” tuturnya.
Baca juga: 225 calon haji OKU berangkat menuju Asrama Haji Palembang
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·