Bengkulu (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak tujuh calon haji asal provinsi itu batal berangkat dan telah digantikan oleh calon haji cadangan karena meninggal dunia dan kondisi kesehatan.
"Kita kemarin ada tujuh orang, dari awal itu ada yang meninggal, ada yang sakit juga. Alhamdulillah sekarang sudah kita ganti semua," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Bengkulu Intihan di Bengkulu, Rabu.
Dia menjelaskan proses penggantian dilakukan melalui mekanisme pelimpahan nomor porsi serta pengajuan calon haji cadangan yang telah disiapkan sebelumnya.
Untuk calon haji yang meninggal dunia, kata dia, pelimpahan porsi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara bagi yang sakit dan tidak memungkinkan berangkat tahun ini ditunda keberangkatannya.
Baca juga: Kemenhaj Bengkulu: 393 calon haji kloter I siap diberangkatkan
Seluruh proses administrasi, lanjutnya, termasuk pengusulan hingga penerbitan dokumen keberangkatan bagi calon haji pengganti, telah diselesaikan dan dinyatakan siap untuk berangkat.
Dia menyebutkan calon haji yang batal berangkat maupun yang menggantikan berasal dari beberapa daerah di Bengkulu, antara lain Kota Bengkulu, Seluma, dan Kepahiang.
Pihaknya memastikan penggantian ini tidak mempengaruhi kuota jamaah calon haji Bengkulu secara keseluruhan karena telah diantisipasi dengan daftar cadangan.
Baca juga: Menhaj dan Wakil Ketua DPR lepas keberangkatan jamaah Kloter 1 Banten
Dengan demikian, kata dia, seluruh kuota jamaah calon haji Bengkulu tetap terpenuhi dan siap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Intihan mengatakan jamaah calon haji Kelompok Terbang (Kloter) 1 Bengkulu akan masuk asrama Embarkasi Haji Antara Bengkulu pada Kamis (23/4) pukul 20.00 WIB. Kemudian pada Jumat 24 April 2026 jamaah Kloter 1 akan menyelesaikan administrasi terakhir, seperti pembagian gelang, paspor, living cost, hingga pemeriksaan kesehatan terakhir sebelum keberangkatan.
Pada Sabtu 25 April 2026, lanjut dia, Kloter 1 Bengkulu diberangkatkan ke Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, bergabung dengan Kloter 2I Padang dan diterbangkan ke Madinah, Arab Saudi.
Baca juga: Menhaj: WNI yang nekat ke Saudi tanpa visa bakal tak bisa ikut berhaji
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·