Tangerang (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memastikan seluruh layanan keimigrasian selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di setiap bandar udara berjalan lancar dan aman.
Menteri Imipas Agus Andrianto di Tangerang, Rabu menyampaikan saat ini kementeriannya telah memaksimalkan seluruh pelayanan penyelenggaraan haji, khususnya terhadap kebutuhan keimigrasian dari 13 embarkasi haji dari Indonesia.
"Itu tim Imigrasi dari Arab Saudi datang ke Indonesia untuk melakukan pemeriksaan sejak awal, sehingga pada saat mereka nanti sampai, jamaah calon haji dari empat embarkasi itu, mereka langsung masuk, tidak melalui proses pemeriksaan lagi di sana (Arab Saudi)," ucap Agus.
Dalam hal ini, Kemenimipas berperan untuk membantu seluruh proses pemenuhan keimigrasian dengan menggandeng pihak Kedutaan Arab Saudi melalui penyediaan Mecca Route.
Langkah ini, menurut Agus, dilakukan sebagai memperlancar layanan pemeriksaan kepada jamaah calon haji asal tanah air dalam melangsungkan ibadah selama di tanah suci Makkah.
"Itu yang kita berikan kemudahan, dan Alhamdulillah itu sudah hampir 60 persen jamaah memanfaatkan fasilitas Macca Route," tuturnya.
Baca juga: Anggota DPR dorong penerapan layanan Mecca Route di BIJB Kertajati
Dia menyebutkan sebanyak empat embarkasi yang menjadi fokus utama diberikan kemudahan dengan prosesi sistem pemeriksaan yang lebih sederhana, antara lain di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo dan Bandara Hasanuddin Makassar.
"Jamaah calon haji yang mau berangkat, khususnya dari empat embarkasi Juanda, Soetta, kemudian Adi Soemarmo Solo, dengan Hasanuddin Makassar itu kita ada tim Imigrasi siap melayani penyelenggaraan ibadah haji," ujarnya.
Selain itu, Kemenimipas juga akan memastikan kelancaran pada saat prosesi kepulangan bagi jamaah haji asal tanah air, dengan menyediakan fasilitas seamless process immigration atau layanan tanpa dilakukan pemeriksaan keimigrasian kembali.
"Nanti mereka hanya lewat koridor gate, melalui face recognition. Ini mereka juga tidak perlu lagi pakai tap-tap dan lain sebagainya. Itu di Soetta dan di Juanda," ungkapnya.
Kendati demikian, melalui prosesi layanan yang lebih sederhana tersebut diharapkan bisa meningkatkan kemudahan bagi para jamaah haji. "Ya ini mudah-mudahan juga bisa 35 persen sampai 40 persen nanti memakai itu," kata dia.
Sebelumnya, sebanyak 391 jamaah calon haji dari kloter pertama Embarkasi Banten resmi diberangkatkan melalui Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.
Dari ratusan jamaah calon haji ini diterbangkan menuju Madinah dengan ditandai penyerahan bendera Merah Putih oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Kementerian Haji dan Umrah.
Baca juga: Menhaj dan Wakil Ketua DPR lepas keberangkatan jamaah Kloter 1 Banten
Baca juga: Menteri Saudi tinjau kesiapan tenda haji di Mina
Baca juga: Dasco apresiasi penyelenggaraan haji ditengah geopolitik global
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·