Kementerian Haji: 141 Jemaah Dirujuk ke RS Arab Saudi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PENYELENGGARAAN ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki hari ke-13 masa operasional pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kementerian Haji dan Umrah mencatat 141 jemaah haji dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi di tengah proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah yang berlangsung bertahap dari Madinah menuju Mekah.

Berdasarkan data operasional, total 192 kelompok terbang (kloter) dengan 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah. Adapun pergerakan lanjutan ke Mekah mencakup 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas yang telah tiba untuk melaksanakan umrah wajib.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Juru Bicara Kementerian Penyelenggaraan Haji, Maria Assegaff, mengatakan secara umum operasional haji berjalan lancar dan terkendali. “Kami terus memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan terbaik, mulai dari keberangkatan hingga mobilisasi antar kota suci dengan pengawalan petugas,” kata dia dalam siaran pers, Ahad, 3 Mei 2026.

Di sektor kesehatan, selain 141 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit setempat, tercatat 6.823 jemaah menjalani rawat jalan dan 117 lainnya dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Hingga saat ini, sebanyak 59 jemaah masih dalam perawatan.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) juga mencatat tujuh jemaah wafat, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru. Pemerintah memastikan seluruh jemaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji.

Maria mengatakan pemerintah memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, melalui penyediaan layanan yang lebih inklusif.

Untuk mendukung mobilitas di Mekah, pemerintah mengoperasikan layanan Bus Sholawat selama 24 jam. Sebanyak 452 armada disiapkan, termasuk 52 unit bus hidrolik yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. Layanan ini melayani 21 rute yang menghubungkan pemondokan jemaah dengan Masjidil Haram melalui sejumlah terminal utama.

Di tengah suhu udara Mekah yang diperkirakan mencapai 43 derajat Celsius, pemerintah mengimbau jemaah menjaga kondisi kesehatan dengan mengatur aktivitas ibadah, memperbanyak konsumsi air, serta menghindari kegiatan berat di siang hari. Jemaah juga diminta segera melapor kepada petugas jika mengalami gangguan kesehatan.