Kementerian Haji dan Umrah: Jumlah jamaah tertahan turun drastis 

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kementerian Haji dan Umrah juga makin intensif memberikan edukasi ke masyarakat sehingga saat hendak berangkat haji sesuai dengan prosedur

Jombang (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah RI mengungkapkan bahwa jumlah jamaah calon haji asal Indonesia yang tertahan karena masalah berangkat secara tidak prosedur di Indonesia pada musim haji 2026 turun drastis.

"Tahun ini alhamdulillah sudah turun turun banyak. Total sampai hari ini mungkin belum sampai 100 (jamaah calon haji). Tadi malam Wakapolri melaporkan laporan kepada kami sekitar 60 (jamaah calon haji)," kata Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf saat pemberangkatan jamaah calon haji asal Jombang di Jombang, Kamis.

Ia menambahkan, pada musim haji 2025, jumlah jamaah calon haji yang tertahan di bandara hingga lebih dari 1.000 orang jamaah. Mereka berangkat tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

Dirinya menyebut, pada musim haji 2026 ini, Kementerian Haji dan Umrah RI membentuk satuan tugas bersama dengan Kepolisian RI serta Imigrasi Indonesia. Satgas dibentuk untuk mencegah adanya calon haji yang berangkat tidak melalui prosedur yang benar.

Baca juga: PPIH Medan imbau jamaah hindari wisata kota sebelum puncak haji

Pihaknya prihatin jika ada calon haji yang berangkat dengan sistem demikian, sebab di tanah suci justru bisa bermasalah seperti terlunta-lunta, dikejar-kejar kepolisian, sehingga tidak bisa menjalankan ibadah haji.

Ia juga menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah juga makin intensif memberikan edukasi ke masyarakat sehingga saat hendak berangkat haji sesuai dengan prosedur.

"Alhamdulillah dengan komunikasi baik yang baik dengan masyarakat, dengan edukasi yang baik mereka sudah paham. Tapi tetap saja kami mohon pada mereka-mereka yang berusaha mencari peluang, mencari kemanfaatan ini," kata dia.

Pihaknya juga meminta masyarakat tidak mudah tergiur dengan berbagai bujuk rayu adanya oknum yang mengaku bisa memberangkatkan haji dengan lebih cepat. Sebab, semua sudah ada prosedurnya masing-masing.

Baca juga: Wabup Sumenep ingatkan calhaj pentingnya menjaga fisik dan mental

"Tolonglah kasihan mereka ini jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antri. Prinsipnya tidak ada haji tanpa antri itu, tidak ada," kata dia.

Terkait dengan pemberangkatan jamaah calon haji asal Indonesia ke Arab, Gus Irfan, sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa proses pemberangkatan jamaah calon haji asal Indonesia berjalan lancar.

Ia mengungkapkan, sudah lebih dari 50 persen jamaah telah diberangkatkan menuju tanah suci.

“Sekarang sudah sekitar 250 kloter yang berangkat. Sebagian jamaah yang di Madinah juga sudah bergeser ke Makkah,” kata dia.

Ia juga menambahkan, jamaah yang diberangkatkan ini juga langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Proses pemberangkatan juga tanpa kendala yang berarti.

“Alhamdulillah laporan dari teman-teman di sana semuanya berjalan lancar. Memang ada satu-dua kendala kecil, tetapi bisa segera diatasi,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Ambon lepas 461 calon haji ke Tanah Suci

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.