Fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah atau tahun 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Tahapan ini tidak hanya krusial bagi jemaah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi acuan amalan bagi Muslim yang tidak berhaji.
Rangkaian inti yang dikenal sebagai Armuzna meliputi prosesi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Seluruh tahapan tersebut, mulai dari wukuf hingga lontar jumrah, merupakan bagian krusial dalam pelaksanaan ibadah haji, seperti dilansir dari Detikcom.
Pergerakan jemaah menuju Padang Arafah dijadwalkan berlangsung pada Hari Tarwiyah. Sementara itu, inti dari ibadah haji yakni wukuf akan dilaksanakan pada keesokan harinya sebelum jemaah melanjutkan perjalanan untuk bermalam.
Berdasarkan data resmi perjalanan haji dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj RI), fase Armuzna dimulai pada akhir Mei. Jemaah akan menjalani rute suci secara bertahap sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Pada 8 Zulhijah 1447 H atau 25 Mei 2026 yang merupakan Hari Tarwiyah, jemaah mulai bergerak dari pemondokan di Makkah menuju Mina. Di lokasi ini, jemaah akan melaksanakan mabit atau bermalam.
Selanjutnya pada 9 Zulhijah 1447 H atau 26 Mei 2026, jemaah menuju Padang Arafah untuk menjalani wukuf sebagai rukun utama haji. Setelah selesai, perjalanan dilanjutkan untuk bermalam di Muzdalifah.
Momen Hari Raya Iduladha jatuh pada 10 Zulhijah 1447 H atau 27 Mei 2026. Pada hari tersebut, jemaah bergerak ke Mina untuk melontar jumrah Aqabah, melakukan tahallul atau bercukur, serta melaksanakan Tawaf Ifadah.
Rangkaian puncak ditutup dengan Hari Tasyrik yang berlangsung pada 11-13 Zulhijah 1447 H atau 28-30 Mei 2026. Jemaah kembali bermalam di Mina dan melakukan lontar tiga jumrah, yaitu Ula, Wustha, dan Aqabah.
Kalender Perjalanan Jemaah Haji Indonesia 2026
Kemenhaj RI juga menyusun jadwal lengkap perjalanan jemaah haji asal Indonesia. Perjalanan panjang ini dimulai dari masuknya jemaah ke asrama hingga proses kepulangan ke Tanah Air.
Fase awal dimulai pada 21 April 2026 saat jemaah masuk ke asrama haji. Pemberangkatan gelombang 1 menuju Madinah berlangsung pada 22 April sampai 6 Mei 2026, yang dilanjutkan menuju Makkah pada 1 hingga 15 Mei 2026.
Untuk gelombang 2, pemberangkatan dari Tanah Air menuju Jeddah dijadwalkan pada 7 hingga 21 Mei 2026. Batas akhir keberangkatan jemaah atau closing date ditetapkan pada 21 Mei 2026 pukul 24.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Setelah melewati puncak haji dan Iduladha, proses pemulangan gelombang 1 dilakukan pada 1 sampai 15 Juni 2026, dengan kedatangan awal di Tanah Air pada 1 Juni 2026. Pemulangan gelombang 2 dijadwalkan pada 7 hingga 30 Juni 2026.
Jemaah gelombang 2 dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 16 Juni hingga 1 Juli 2026. Periode ini juga bertepatan dengan momen Tahun Baru Hijriah 1448 yang jatuh pada tanggal 16 Juni 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·