Pertamina Patra Niaga perkuat keandalan operasional kilang

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan PT Medco E&P Sakakemang BV memperkuat penyediaan pasokan gas bumi untuk mendukung keandalan operasional kilang perusahaan sekaligus ketahanan energi nasional.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya strategis dalam rangka menjaga keberlanjutan pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan kilang pengolahan.

"Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan kebutuhan energi untuk operasional kilang perusahaan dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan," ujarnya.

Melalui dukungan pasokan gas dari Medco E&P Sakakemang, Mars Ega berharap dapat memperkuat rantai pasok energi nasional dalam menjaga ketahanan energi nasional jangka panjang.

Penandatanganan kerja sama, yang berlangsung dalam rangkaian kegiatan IPA Convex 2026 di Banten, Rabu (20/5/2026) itu, dilakukan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Direktur Medco E&P Sakakemang BV Ronald Gunawan dengan disaksikan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto.

Penandatanganan key terms sheet perjanjian jual beli gas dengan Medco Sakakemang, yang bersumber dari Wilayah Kerja Sakakemang itu diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional Kilang Dumai, Riau, dan/atau Kilang Plaju, Sumsel, milik Pertamina Patra Niaga.

Mars Ega menambahkan melalui kerja sama ini, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya sebagai Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) dalam memastikan ketersediaan pasokan energi yang terintegrasi, andal, dan mampu mendukung kebutuhan operasional jangka panjang.

Baca juga: Pertamina gunakan teknologi ramah lingkungan untuk distribusi energi

Baca juga: MedcoEnergi bukukan laba bersih 101 juta dolar AS pada 2025

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.