Kementerian Haji Larang KBIHU Tarik Biaya Tambahan dari Jemaah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Haji dan Umrah melarang Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) menarik biaya tambahan dari jemaah demi menjamin kenyamanan ibadah pada Sabtu (25/4). Langkah tegas ini diambil pemerintah pusat guna mencegah adanya pungutan liar yang merugikan para jemaah haji.

Pemerintah menyatakan kesiapan untuk memberikan sanksi bagi oknum yang terbukti melakukan pelanggaran aturan pembiayaan tersebut. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan sesuai haknya tanpa beban finansial tambahan di luar ketentuan resmi.

"Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran," kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf.

Hingga Jumat (24/4), data kementerian mencatat 22.051 jemaah haji asal Indonesia dalam 56 kelompok terbang (kloter) telah berangkat ke Arab Saudi sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter dilaporkan sudah mendarat di Madinah.

Kondisi cuaca di Madinah saat ini menjadi perhatian pemerintah karena suhu udara diperkirakan menembus 36 derajat Celcius dengan kelembapan rendah 25 persen. Maria Assegaf mengimbau jemaah untuk waspada terhadap potensi dehidrasi dan kelelahan akibat cuaca panas.

"Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib," ucap Maria Assegaf, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.

Jemaah juga diminta aktif berkomunikasi dengan petugas di lapangan apabila menghadapi kendala atau membutuhkan pelayanan medis dan bantuan teknis lainnya selama di tanah suci. Pemerintah memastikan petugas selalu siaga mendampingi aktivitas jemaah di setiap titik lokasi ibadah.

"Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah," tutup Maria Assegaf, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.