Kericuhan Suporter Warnai Laga Degerfors Lawan AIK di Allsvenskan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pertandingan sepak bola Allsvenskan antara Degerfors melawan AIK pada Kamis, 23 April 2026, sempat dihentikan sementara setelah adanya insiden pelemparan botol bir dari tribun penonton ke arah bek Degerfors, Daniel Sundgren. Aksi tersebut memicu kericuhan di tribun yang mengakibatkan petugas keamanan mengevakuasi dua orang dari area stadion.

Peristiwa ini bermula saat Daniel Sundgren, yang merupakan mantan pemain AIK, hendak melakukan lemparan ke dalam di area ofensif. Tiba-tiba, sebuah botol terbang dari arah pendukung tim tamu dan mengarah kepadanya, yang memaksa wasit untuk segera menghentikan jalannya permainan.

"Itu adalah sebuah bir. Tidak ada gunanya bagi saya untuk berkomentar, saya rasa semua orang melihat apa yang terjadi," ujar Daniel Sundgren, Pemain Degerfors, saat berbicara kepada media TV4.

Sundgren menjelaskan bahwa keputusan untuk menunda laga bukan berasal dari dirinya, melainkan instruksi langsung dari perangkat pertandingan yang bertugas di pinggir lapangan demi menjaga keamanan pemain.

"Bukan keputusan saya untuk menghentikan pertandingan, hakim garis yang menyuruh saya menunggu. Saya menunggu dan kemudian jadinya seperti itu," kata Sundgren, Pemain Degerfors.

Komentator TV4, Adam Pinthorp, melaporkan bahwa situasi di tribun sempat memanas saat petugas berusaha menertibkan oknum penonton yang dianggap bertanggung jawab atas gangguan tersebut.

"Perkelahian yang cukup besar terjadi di tribun. Dua orang dibawa pergi," kata Adam Pinthorp, Komentator TV4.

Setelah kondisi dinyatakan kondusif, pertandingan dilanjutkan kembali dengan Degerfors unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Stanley Wilson. AIK sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Johan Hove sebelum waktu istirahat babak pertama tiba.

Kemenangan akhirnya dipastikan oleh Degerfors di menit-menit akhir pertandingan. Pemain pengganti Arman Taranis berhasil mencetak gol penentu yang mengubah skor menjadi 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.