Gelandang asal Prancis Paul Pogba mengungkapkan sisi humoris Jose Mourinho sekaligus faktor penyebab keretakan hubungan mereka saat bekerja sama di Manchester United pada periode 2016 hingga 2018. Pogba menyebut bahwa meski sering berselisih di depan publik, Mourinho merupakan sosok yang lucu dan hubungan mereka pada awalnya sangat akrab.
Pogba kembali ke Old Trafford melalui transfer pemecah rekor dunia untuk bermain di bawah arahan Mourinho. Meskipun berhasil meraih gelar ganda Piala Liga dan Liga Europa pada musim pertama, komunikasi keduanya mulai terputus seiring berjalannya waktu akibat masalah cedera dan sorotan media.
Dalam percakapan di kanal YouTube Rio Ferdinand Presents, Pogba memberikan klarifikasi mengenai tudingan konflik besar yang tidak bisa diperbaiki. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu menaruh rasa hormat kepada setiap pelatih yang memimpin tim karena mereka adalah pembuat keputusan utama di lapangan.
"Saya tidak punya masalah dengan pelatih mana pun, tahu," kata Pogba. "Saya selalu menghormati, selalu menghormati. Mereka memberi tahu saya apa yang harus dilakukan. Mereka adalah bosnya. Itu kenyataannya. Mereka adalah bosnya. Mereka yang memutuskan apakah kamu bermain atau tidak. Dan kami sangat akrab di awal, sangat akrab, saling mengirim pesan dan hal-hal seperti itu. Dia orang yang sangat lucu. Dia orang yang lucu. Dia benar-benar istimewa, jujur saja."
Mantan pemain Juventus itu menambahkan bahwa Mourinho memiliki selera humor yang membuat suasana tempat latihan menjadi semarak pada masa awal kemitraan mereka. Namun, hubungan tersebut mulai memburuk pada musim 2017-2018, terutama setelah Mourinho merasa frustrasi dengan program kebugaran pribadi sang pemain.
Ketegangan meningkat saat Pogba menderita cedera otot paha belakang pada September 2017 yang membuatnya absen dalam laga-laga krusial. Pogba meyakini bahwa narasi negatif yang terus diangkat oleh media massa turut memengaruhi persepsi Mourinho terhadap kondisi fisiknya.
"Dan setelah beberapa waktu, saya pikir cedera-cedera itulah yang memicunya," jelas Pogba. "And, you know, when the media were always asking him about me, maybe it got him like, 'Okay, do I have his back?' And it was a problem with me as well, like a lot of people like to ask about me. Always Paul, Paul, Paul. And that maybe gets on his nerves."
Pogba akhirnya meninggalkan Manchester United pada tahun 2022 dengan status bebas transfer untuk kembali ke Juventus. Setelah periode yang sulit di Old Trafford, pemain yang kini membela Monaco tersebut masih berjuang mengatasi masalah kebugaran dalam musim debutnya di Ligue 1.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·