Kesiapan pemberangkatan haji NTB sudah 100 persen

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Mataram (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh persiapan pemberangkatan jamaah calon haji Embarkasi Lombok ke Tanah Suci sudah 100 persen.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj NTB, Lalu Muhammad Amin mengatakan total calon haji NTB yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 5.798 orang yang terbagi dalam 15 kloter.

"Jumlah calon haji berdasarkan kuota NTB sebanyak 5.798 orang, ditambah petugas yang menyertai sebanyak 80 orang, sehingga total keseluruhan yang akan diberangkatkan sebanyak 5.846 orang," ujarnya di Asrama Haji Kota Mataram, Senin.

Ia mengatakan dari total seluruh calon haji tersebut, sebanyak 190 orang dengan kategori lanjut usia (lansia) dengan usia di atas 65 tahun. Meski demikian, dari sisi kondisi kesehatan tidak semua dalam keadaan menurun.

Baca juga: Asrama Haji Banten siap jadi embarkasi bagi 9.200 calon haji

"Bagi yang memiliki risiko kesehatan tinggi tetap akan mendapatkan perhatian khusus," kata Lalu Amin.

Ia menegaskan, kloter 1 Embarkasi Lombok berasal dari Kabupaten Lombok Timur dengan jumlah 387 orang dan akan masuk ke Asrama Haji pada 21 April pukul 06.00 Wita, kemudian diterbangkan ke Tanah Suci pada 22 April pukul 14.30 Wita.

"Seluruh persiapan pemberangkatan haji Embarkasi Lombok sudah terselesaikan dengan baik, lancar, tanpa kendala," terangnya.

Untuk mengantisipasi membludaknya para pengantar, baik saat berada di Asrama Haji maupun di Bandara Lombok, pihaknya telah mempersiapkan tayangan streaming melalui video, sehingga keluarga jamaah mengetahui keluarganya yang akan berangkat haji.

"Jadi, sama seperti haji sebelumnya kita sediakan live streaming bagi keluarga supaya bisa melihat. Cukup lihat live streaming tanpa harus memaksa masuk ke dalam asrama haji," katanya.

Baca juga: Pemberangkatan 7.036 calon haji Sumsel-Babel dibagi dalam 16 kloter
Baca juga: Kemenhaj: Kartu Nusuk Haji dibagikan lebih awal sebelum pemberangkatan

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.