Ketua SNPMB Eduart Wolok Tegaskan UTBK SNBT 2026 Akuntabel

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 dijamin berjalan akuntabel dan penuh integritas oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Selasa (26/5/2026).

Jaminan transparansi proses seleksi tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, dalam konferensi pers di Jakarta yang dilansir dari Bloomberg Technoz. Ia mencontohkan banyaknya anak rektor maupun pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) yang justru tidak lolos seleksi tahun ini.

"Buktinya apa? Kalau ada buktinya bahwa akuntabel dan berintegritas, banyak terdapat anak para rektor dan pimpinan PTN yang tidak lulus SNBT. Padahal yang menetapkan kelulusan adalah para rektor," kata Eduart dalam konferensi pers SNPMB 2026, dikutip Selasa (26/5).

Berdasarkan catatan panitia, tingkat kelulusan peserta UTBK SNBT 2026 mencapai angka 29,42 persen dari total keseluruhan peserta yang mengikuti seleksi. Eduart menambahkan adanya penambahan kuota pada jalur SNBT yang berasal dari sisa kursi tidak terisi pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), terutama untuk program Diploma 3.

"SNBP awal misalnya untuk Diploma 3 itu adalah 15.758, tetapi yang daftar ulang itu 11.726. Ada kurang lebih 4 ribu yang tidak terisi," ujarnya.

Pengalihan sisa kuota tersebut secara otomatis meningkatkan daya tampung jalur seleksi tes. Akibat pengalihan daya tampung dari jalur prestasi ini, daya tampung SNBT yang semula berkisar 21 ribu kursi bertambah menjadi sekitar 25 ribu kursi.

"Ketika pelaksanaan SNBT, kuota awalnya sekitar 21 ribu, maka berubah menjadi sekitar 25 ribu karena kuota yang tidak terisi di SNBP dialihkan ke SNBT," kata dia.

Pihak panitia juga memberikan kepastian regulasi mengenai sisa kursi yang kemungkinan masih ada setelah proses SNBT selesai. Jika kondisi tersebut terjadi, sisa kuota akan langsung dialihkan untuk memenuhi daya tampung jalur seleksi mandiri di tiap kampus.

"Andaikan nanti di SNBT ada kuota yang tidak terisi, maka kuota itu akan dialihkan ke seleksi mandiri. Jadi bukan kita menambah-nambahkan kuota jalur mandiri, tetapi memenuhi kuota awal yang sudah ditetapkan," tutur Eduart.