Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Kabupaten Belu pada Rabu (15/4/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan melalui pengembangan sektor kain tenun ikat khas lokal.
Dilansir dari Detikcom, agenda ini dilaksanakan bersamaan dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pelaku usaha mikro tenun ikat. Program tersebut difasilitasi oleh Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat (Asdep PKPD) Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI guna meningkatkan kualitas produksi dan daya saing produk lokal.
Tri Tito Karnavian menyerahkan bantuan modal usaha berupa tujuh unit mesin jahit serta 50 paket sembako kepada masyarakat di sekitar PLBN Motaain. Pemberian bantuan ini diharapkan mampu mendorong produktivitas para pengrajin dalam mengelola rantai nilai usaha mereka secara berkelanjutan.
Selama peninjauan, rombongan melihat langsung tahapan produksi tenun ikat yang meliputi pewarnaan benang, pembuatan pola, hingga proses penjahitan. Selain meninjau aspek produksi, rombongan juga memeriksa fasilitas pelayanan di PLBN Motaain yang kini berfungsi sebagai simpul aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah perbatasan.
Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI, Irjen Pol. Edfrie R. Maith, menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dan pengelola perbatasan. Menurutnya, pendampingan yang tepat akan membantu produk unggulan daerah masuk ke pasar yang lebih luas.
"PLBN menjadi etalase potensi unggulan perbatasan. Dengan pendampingan yang tepat, UMKM tenun ikat memiliki peluang besar untuk naik kelas dan bersaing," kata Irjen Pol. Edfrie R. Maith, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP RI dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pimpinan TP PKK Pusat. Ia menyatakan bahwa kehadiran tersebut menjadi motivasi bagi pengrajin lokal untuk terus meningkatkan nilai jual produk tenun ikat mereka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Asisten Deputi PKPD BNPP RI Brigjen TNI Topri Daeng Balaw dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat menjadikan PLBN Motaain sebagai pusat penggerak pembangunan ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Belu.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·