Seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah berjuang melawan peredaran narkoba di kampungnya di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Ia menilai peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah marak dan meresahkan warga, termasuk dirinya.
Aksi Halimah menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.
Dalam video tersebut, ia menyampaikan keresahannya kepada pemerintah setempat dan melarang para pelaku beraktivitas di sekitar rumah Tahfiz Al-Qur'an Ar-Rahmah, tempat ia mengajar anak-anak.
Polisi Tangkap Dua Pelaku
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Deli Serdang turun ke lokasi dan menangkap dua orang yang diduga pengedar narkoba berinisial AA dan AS.
Keduanya diamankan pada Selasa (12/5) sekitar pukul 17.30 WIB.
Sempat Dapat Teror dan Intimidasi
Namun, setelah penangkapan tersebut, Halimah mengaku mendapat teror dan tekanan dari keluarga pelaku.
Rumahnya diduga dirusak dan dilempari oleh pihak keluarga pelaku.
Dalam video yang beredar, Halimah juga sempat meminta pertolongan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Polisi Beri Pengamanan
Pihak kepolisian langsung turun tangan untuk meredam situasi dan memberikan pengamanan kepada Halimah.
"Kemarin itu pertama sudah diamankan pelakunya. Kemudian dia (guru ngaji) kena intimidasi sama keluarga pelaku ini lah. Jadi langsung ke sana datang patroli untuk meredam semua. Langsung hari itu diberi pengamanan dia (guru ngaji). Makanya datang polisi ke rumahnya karena sudah ribut-ribut di rumah itu, langsung kita beri pengamanan lah," kata Kasi Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu, Kamis (14/5).
Halimah Berterima Kasih
Halimah mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
"Saya berterima kasih kepada kepolisian Deli Serdang, terkhusus Satresnarkoba Deli Serdang yang sudah cepat dan siap melakukan penangkapan di area rumah Tahfiz Al-Qur'an saya. Saya sangat berterima kasih dan saya berharap ke depannya jangan putus sampai di sini, tolong bantu saya untuk tindak lanjut selanjutnya untuk mencegah narkoba ini. Saya berharap tidak lagi mereka menjual narkoba di depan anak-anak. Saya melindungi anak-anak, bukan anak saya saja tapi anak-anak murid ngaji saya, tolong bantu saya," kata Halimah.
Selain pengamanan, Halimah juga mendapat bantuan berupa Al-Qur'an untuk rumah tahfiz tempat ia mengajar.
"Kita kasih juga Al-Qur'an sebagai apresiasi kita untuk anak-anak. Ucapan terima kasih kita juga sudah mau membantu Polri memberikan informasi," kata Gabe.
30 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·