Kisah Urwah bin Udzainah, seorang penyair dari Madinah, menjadi contoh tentang bagaimana ikhtiar dan tawakal berjalan beriringan dalam mencari rezeki. Pada suatu waktu di masa lalu, Urwah mengalami kesulitan ekonomi, yang membuatnya berusaha mencari jalan keluar. Dilansir dari Kompas.com, kisah ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua.
Urwah disarankan untuk menemui Khalifah Hisyam bin Abdul Malik di Syam, dengan harapan mendapatkan bantuan. Ia pun melakukan perjalanan ke Syam untuk menemui sang khalifah.
Hisyam bin Abdul Malik memberikan respons yang tidak sesuai harapan Urwah. Ia justru mengingatkan Urwah pada syairnya sendiri, tentang rezeki yang pasti datang.
Sebagai respons atas kesulitan ekonomi yang dialami, Urwah bin Udzainah memutuskan untuk mencari bantuan. Ia bertemu dengan Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Namun, Hisyam tidak langsung memberikan bantuan finansial. Justru, hal tersebut membuatnya kecewa.
Urwah bin Udzainah kembali ke Madinah dengan perasaan kecewa. Namun, Hisyam bin Abdul Malik kemudian menyadari kesalahannya. Ia mengirimkan utusan untuk memberikan hadiah kepada Urwah sebagai bentuk permintaan maaf dan penghargaan.
Utusan khalifah akhirnya menemukan Urwah dan menyampaikan pesan dari Hisyam. Urwah kemudian menambahkan syairnya, yang menggambarkan bahwa rezeki tidak selalu datang dari upaya yang keras. Sumber yang sama menjelaskan, kisah ini mengajarkan pentingnya tawakal kepada Allah setelah berusaha.
Kisah ini menggambarkan pentingnya berserah diri kepada Allah setelah berusaha. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat At-Thalaq ayat 2-3.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·