Kloter pertama Embarkasi Banjarmasin diberangkatkan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Banjarmasin (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin melepas keberangkatan Kloter pertama jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin ke tanah suci pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M.

Gubernur saat melepas keberangkatan Kloter pertama jamaah calon haji asal Kota Banjarmasin tersebut di asrama haji di Kota Banjarbaru, Kamis, menyampaikan pesan agar jamaah selalu menjaga kesehatan dan niat beribadah yang ikhlas menjalankan rukun Islam yang ke-5.

Dia meminta agar jamaah menjaga pola makan, istirahat yang cukup agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar.

Ia juga mengingatkan kondisi cuaca di Arab Saudi yang saat ini memasuki musim panas dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius, bahkan lebih panas saat puncak ibadah di Arafah.

Gubernur meminta para jamaah selalu menjaga ketertiban, memperbanyak istigfar, serta membawa perlengkapan penting seperti gelang haji yang menjadi identitas selama di tanah suci.

“Jangan sembarangan, perbanyak istigfar, dan jangan lupa membawa gelang haji,” katanya.

Terkhusus kepada para petugas haji dan tenaga kesehatan, Gubernur meminta agar memberikan pelayanan yang maksimal bagi seluruh jamaah haji.

"Mohon doakan kami semua, doakan daerah kita," ujarnya.

Baca juga: Kemenhaj: Kloter pertama haji Lampung berangkat pada 25 April

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Dr H Eddy Khairani menyampaikan, Kloter pertama ini diterbangkan dari Bandara Syamsuddin Noor ke Madinah Arab Saudi, menggunakan Garuda Indonesia Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 00.05 Wita.

"Alhamdulillah, semua proses keberangkatan berjalan lancar dari asrama haji ke bandara, seluruhnya dinyatakan layak terbang," ujarnya.

Jumlah jamaah calon haji Kloter pertama ini sebanyak 359 orang, sebagian ada yang lansia.

"Untuk para jamaah lansia dapat perhatian khusus, moga mereka terus sehat untuk menjalankan ibadah haji," tuturnya.

Embarkasi Banjarmasin melayani jamaah asal Kalimantan Selatan sebanyak 5.197 orang dan Kalimantan Tengah sebanyak 1.561 orang, dengan total 6.758 jamaah yang terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

Keberangkatan dibagi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama sebanyak 9 kloter dengan rute langsung ke Madinah, dan gelombang kedua sebanyak 10 kloter dengan tujuan Jeddah. Setiap kloter akan didampingi empat petugas, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat.

Baca juga: Dubes harap layanan fast track diterapkan di seluruh embarkasi

Pewarta: Sukarli
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.