Klub Raksasa Liga Inggris Incar Jarrod Bowen akibat Ancaman Degradasi

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Sejumlah klub papan atas Liga Inggris seperti Manchester United, Liverpool, dan Chelsea dilaporkan tengah membidik kapten West Ham United, Jarrod Bowen, menyusul ancaman krisis degradasi yang dihadapi klubnya menjelang akhir musim pada Rabu (20/5/2026).

Langkah mengejutkan ini berpotensi memicu eksodus massal mengingat West Ham United harus mengumpulkan dana transfer lebih dari 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun akibat defisit likuiditas dan laporan kerugian finansial sebesar 104,2 juta poundsterling.

Kekalahan 3-1 dari Newcastle United membuat West Ham kini berada di peringkat ketiga dari bawah dan terpaut dua poin dari zona aman, dengan menyisakan laga penentu melawan Leeds United.

Pemain internasional Inggris berusia 29 tahun tersebut tidak tinggal diam terkait masa depannya yang terus dispekulasikan seiring ketertarikan tim-tim besar.

"I sudah melakukannya sejak saya di Hull. Saya duduk dan merenung di akhir setiap musim, memikirkan, apa yang terbaik bagi saya? Apa yang saya rasakan? Apa insting saya? Lalu saya mengambil keputusan dan melanjutkannya," kata Bowen kepada Sky Sports mengenai masa depannya.

Selain menanggapi rumor kepindahannya, Bowen meyakini bahwa keterpurukan performa West Ham United untuk bertahan di Premier League sebenarnya sudah mulai merembes sejak musim lalu.

"Perjuangan menghindari degradasi musim ini tidak langsung terjadi begitu saja. Perjuangan itu mulai muncul sedikit demi sedikit sejak musim lalu," kata Bowen kepada Sky Sports.

Ia juga menambahkan bahwa pergantian manajer setelah beberapa pertandingan serta kedatangan pemain baru tidak boleh dijadikan alasan atas kegagalan performa skuad di lapangan.

"Tapi kami pikir kami akan lebih baik musim ini. Jelas, kami punya manajer baru, lalu kami mengganti manajer setelah beberapa pertandingan. Pemain baru akan datang. Anda tidak boleh hanya duduk di sini dan memberikan alasan. Bukan itu maksud saya, karena pada akhirnya ini tentang kita. Semuanya tergantung pada kita. Kitalah yang bermain," kata Bowen.

Kapten West Ham tersebut menilai skuadnya belum bermain cukup bagus sebagai sebuah tim dan dirinya cukup dewasa untuk mengakui penurunan standarnya sendiri.

"Anda bisa mengatur strategi sedemikian rupa sehingga Anda bisa melakukan berbagai hal. Tetapi ketika Anda melewati batas itu, yang ada di lapangan adalah 11 pemain Anda melawan 11 pemain mereka," kata Bowen.

Ia menegaskan kembali rasa frustrasinya atas performa kolektif tim yang dinilainya berada di bawah level yang seharusnya.

"Pada akhirnya memang seperti itu. Dan kami belum bermain cukup baik. Kami belum cukup bagus sebagai sebuah tim. Saya belum bermain sesuai standar yang saya tahu mampu saya capai. Saya cukup dewasa untuk menerima itu. Saya hanya belum bermain cukup baik," kata Bowen.

Manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo, menilai situasi yang menimpa timnya saat ini sebagai momen yang sangat buruk dan menekankan tanggung jawab moral kepada para suporter.

"A bad day," kata Nuno yang menilai West Ham memiliki utang moral berupa rasa hormat dan martabat kepada para pendukung setianya.

Dilansir dari The Guardian dan TEAMtalk, West Ham United dipastikan terlempar ke kompetisi Championship jika Tottenham Hotspur berhasil meraih minimal satu poin dari dua laga tersisa mereka.

Kendati demikian, laporan internal dari TEAMtalk menyebutkan bahwa penyerang tim nasional Inggris tersebut sebenarnya sangat betah hidup di London dan berkomitmen penuh kepada pihak klub.

Selain trio raksasa United, Liverpool, dan Chelsea, minat terhadap Bowen juga datang dari Tottenham Hotspur, Newcastle United, Aston Villa, serta Everton yang kini ditangani mantan pelatihnya, David Moyes.

Manajemen Manchester United sendiri dilaporkan menyusun rencana taktis unik untuk memplot Bowen sebagai opsi utama di posisi sayap kiri di bawah asuhan Michael Carrick yang akan segera ditunjuk sebagai manajer permanen.

Selain sektor lini serang, penurunan kasta ke Championship diprediksi memicu hengkangnya duo lini belakang Aaron Wan-Bissaka dan Jean-Clair Todibo yang menolak pemotongan gaji signifikan.

Nama lain seperti Mateus Fernandes tengah dipantau ketat oleh Arsenal, Manchester United, dan Paris Saint-Germain, sementara Crysencio Summerville serta El Hadji Malick Diouf masuk radar perburuan klub besar lainnya.