Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan adanya jeda waktu yang sangat singkat dalam insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan taksi, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Jakarta pada Kamis (21/5/2026).
Jarak waktu antara tabrakan pertama hingga kecelakaan berikutnya dilaporkan hanya berselang 3 menit 43 detik, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kronologi bermula saat sebuah taksi hijau mengalami mogok di atas perlintasan sebidang dan tertemper oleh KRL pada pukul 20.52 WIB. Imbas dari kecelakaan tersebut, KRL 5568A terpaksa menghentikan lajunya di jalur sebaliknya.
Tidak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melintas langsung menabrak KRL 5568A yang sedang berhenti karena insiden taksi sebelumnya.
"Jadi 20:52:12 terjadi tabrakan," kata Soeranto saat rapat kerja di Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa situasi di lapangan membuat tabrakan kedua tidak terhindarkan karena jarak antarperistiwa yang terlalu dekat.
"Jadi antara tabrakan KA 5181 dengan taksi dan jeda waktu dengan KA Bromo Anggrek tabrakan dengan Commuter Line 5568 sekitar 3 menit 43 detik," imbuh dia.
Pihak otoritas keselamatan transportasi tersebut kembali menegaskan bahwa durasi antara kedua insiden itu memang terjadi secara kilat.
"Jadi memang cukup singkat antara tabrakan 5181 dengan tabrakan Argo Bromo 3 menit 43 detik Pak," imbuh dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·