Jakarta (ANTARA) - Lobi Yahudi di Amerika Serikat, yang sangat kuat dan berpengaruh hingga saat ini, bermula dari seorang wartawan, sekaligus pengacara. Namanya Isaiah Leo Kenen, pendiri American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) pada 1954. Awalnya, organisasi pelobi Israel ini bernama American Zionist Committee for Public Affairs (AZCPA).
Isaiah Kenen tidak lahir di Israel, melainkan di New Brunswick, Kanada, 7 Maret 1905. Meninggal 23 Maret 1988. Kenen wartawan Toronto Star, Kanada. Sejak muda, Kenen aktif dalam gerakan Zionis. Pada 1941, dia menjadi Presiden Distrik Zionis Cleveland. Setahun sebelumnya, Kenen menjabat direktur informasi Badan Yahudi. Setelah Israel berdiri sebagai negara pada 1948, Kenen dipercaya sebagai delegasi Israel ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Perjalanannya sebagai pelobi Zionis Yahudi ditulis Kenen dalam buku berjudul Israel's Defense Line: Her Friends and Foes in Washington, diterbitkan Prometheus Books, New York,1981. Pengantar buku ini ditulis Henry Kissinger, mantan Menlu AS, yang juga dikenal sebagai pengungsi Yahudi yang melarikan diri dari Jerman Nazi bersama keluarganya pada 1938.
Kenen bukan asli Kanada. Emmanuel Kenen, ayahnya, imigran asal Kiev, Ukraina. Ideologi zionis diwariskan ayahnya yang ikut dalam Kongres pertama Zionis Dunia di Basel, Swiss, 29–31 Agustus 1897. Kongres ini dipimpin Theodor Herzl. Di sinilah dirumuskan pendirian tanah air Yahudi di tanah Palestina dan didirikannya Organisasi Zionis, yang kemudian bernama AIPAC. Organisasi ini bertujuan mempengaruhi kebijakan luar negeri Amerika Serikat agar mendukung Israel.
Kini, AIPAC dipimpin Betsy Berns Korn sejak 2020, bersama William Daroff dan Naftali Bennett, mantan Perdana Menteri Israel. Jaringan AIPAC semakin kuat. Menurut laporan Britannica, ensiklopedia terkemuka di dunia, terbitan April 2026, lobi Yahudi ini berhasil mempengaruhi Kongres AS, yang atas permintaan Presiden Joe Biden (2021–2025), mengucurkan tambahan bantuan militer ke Israel sebesar 14 miliar dolar AS.
Tidak hanya itu, AIPAC juga berhasil mendorong Amerika Serikat memveto sejumlah resolusi Dewan Keamanan PBB yang merugikan Israel, di antaranya melindungi persenjataan nuklir negara tersebut. Ini buah dari hubungan panjang yang dibina AIPAC dengan anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat. Para pelobi mendekati kandidat kuat anggota parlemen, memberi bantuan kampanye, datang ke kantor legislatif, hotel, atau rumah pribadi.
Pada Pemilu sela 2022, AIPAC menyatakan berhasil meloloskan 98 persen anggota legislatif dari Partai Republik dan Partai Demokrat, tidak terkecuali para eksekutif AS, senator, wali kota, dan gubernur terikat jaringan AIPAC.
Obama
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·