Kumpulan Doa Masuk Kota Makkah Hingga Melihat Ka'bah Bagi Jemaah

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Menjalankan ibadah di Tanah Suci merupakan dambaan setiap umat Muslim di seluruh dunia. Selama berada di Makkah Al-Mukarramah, setiap langkah kaki jemaah disarankan untuk senantiasa diiringi dengan lantunan doa.

Dikutip dari media Cahaya, panduan doa ini bersumber dari buku resmi Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah. Buku tersebut diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia untuk menjadi pegangan jemaah.

Jemaah sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa saat pertama kali menginjakkan kaki di kawasan Tanah Haram. Hal ini dilakukan sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT di tempat yang mulia tersebut.

اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ لَحْمِي وَدَمِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي عَلَى النَّارِ، وَآمِنِّي مِنْ عَذَابِكَ يَوْMَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

"Ya Allah, kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu, maka haramkan daging, darah, rambut, dan kulitku dari neraka. Amankan aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu, dan jadikan aku termasuk orang-orang yang taat kepada-Mu."

Bacaan Saat Memasuki Masjidil Haram

Memasuki area masjid, khususnya Masjidil Haram, memiliki adab tersendiri termasuk dalam hal berdoa. Selain doa masuk masjid secara umum, terdapat bacaan yang lebih lengkap bagi jemaah yang hendak beribadah di sana.

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، رَبِّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، بِسْمِ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ.

"Ya Tuhanku, bukakanlah bagiku pintu keutamaan-Mu. Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu datang keselamatan. Hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan keselamatan. Masukkanlah kami ke dalam surga, tempat keselamatan."

"Engkau Maha Berkah, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu. Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah, dan semoga shalawat serta salam tercurah kepada Rasulullah."

Momen Melihat Ka’bah dan Melewati Maqam Ibrahim

Detik-detik pertama ketika mata memandang Ka'bah diyakini sebagai waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Jemaah dapat memanjatkan permohonan agar Allah menambah kemuliaan pada Baitullah.

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً

"Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini."

Selain itu, saat jemaah berjalan melewati kawasan Maqam Ibrahim, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca agar perjalanan ibadah mendapat rida Allah.

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ

"Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan aku ke tempat keluar yang benar."

Kekhusyukan dalam Berdoa

Doa merupakan inti dari perjalanan haji dan umrah karena menjadi sarana komunikasi langsung antara seorang hamba dengan Sang Pencipta. Tempat-tempat seperti Multazam dan Maqam Ibrahim memiliki keistimewaan tersendiri dalam pengabulan doa.

Kementerian Haji dan Umrah memberikan beberapa panduan praktis agar jemaah bisa lebih khusyuk. Jemaah tidak diwajibkan menghafal seluruh doa secara detail dan diperbolehkan membaca melalui buku panduan atau catatan pribadi.

Penggunaan bahasa sendiri dalam berdoa juga diperkenankan bagi jemaah. Hal yang paling utama dalam praktik ini adalah pemahaman makna dari setiap kalimat yang diucapkan, bukan sekadar melafalkan teks Arab tanpa penghayatan.