PT Samator Indo Gas Tbk (Samator) mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal I 2026. Perseroan mengantongi laba bersih Rp 35,2 miliar atau meningkat 4,5 kali lipat dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 7,8 miliar.
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh pendapatan yang tumbuh 7,9 persen pada kuartal I 2026 menjadi Rp 762,1 miliar dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 706,3 miliar.
Selain itu, kinerja yang moncer ini turut ditopang kinerja operasional yang kuat serta normalisasi pos non-operasional.
Sementara adjusted EBITDA meningkat 22,4 persen menjadi Rp 228,8 miliar. Seiring itu, margin adjusted EBITDA berhasil menembus level 30 persen naik signifikan 356 basis poin.
"Mencerminkan kuatnya operating leverage dan disiplin biaya di seluruh lini bisnis," tulis Head of Corporate Communication & Government Relations, Hutami, melalui keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Profitabilitas menunjukkan akselerasi yang lebih tinggi, dengan EBIT melonjak 38,9 persen menjadi Rp 120,6 miliar dan EBIT margin meningkat menjadi 15,8 persen.
"Hasil ini dicapai di tengah dinamika lingkungan operasional di Indonesia, yang mencerminkan ketahanan model bisnis Perseroan serta kekuatan hubungan komersial di seluruh segmen industri dan layanan kesehatan," lanjut Hutami.
Profitabilitas Melonjak, Efisiensi Jadi Kunci
Lonjakan kinerja ini didorong oleh permintaan yang solid di segmen gas industri dan medis, serta kontribusi merata dari seluruh wilayah operasional.
Di sisi lain, beban pokok penjualan hanya naik 4,3 persen, lebih rendah dari pertumbuhan pendapatan berkat peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi utilisasi pabrik.
Hasilnya, laba kotor (tidak termasuk depresiasi dan amortisasi) tumbuh 10,9 persen secara tahunan menjadi Rp 430,6 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 56,5 persen dari 55,0 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga menunjukkan kontrol biaya yang ketat. Beban distribusi tumbuh di bawah laju pendapatan, sementara beban penjualan, umum, dan administrasi justru menurun 1,4 persen persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin kotor, serta disiplin biaya operasional mendorong peningkatan signifikan pada margin profitabilitas.
Manajemen: Momentum Kinerja Semakin Kuat
Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi operasional yang telah dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan terjadi secara merata di berbagai wilayah dan segmen, sekaligus mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan profitabilitas dan arus kas.
“Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami. Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan. Kami melihat momentum ini sebagai fondasi yang kuat untuk melanjutkan kinerja positif ke depan,” ujarnya.
Dengan momentum awal tahun yang solid, Samator Indo Gas optimistis melanjutkan kinerja positif sepanjang 2026. Perseroan akan tetap berfokus pada efisiensi, penguatan operasional, serta investasi selektif untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor industri dan kesehatan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·