Laga Degerfors Melawan AIK Terhenti Akibat Pelemparan Bir ke Lapangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pertandingan liga Allsvenskan antara Degerfors melawan AIK pada Kamis, 23 April 2026, sempat terhenti selama beberapa menit akibat aksi pelemparan benda ke arah lapangan. Bek Degerfors, Daniel Sundgren, menjadi sasaran pelemparan botol bir saat hendak melakukan lemparan ke dalam di babak pertama.

Insiden tersebut terjadi di area ofensif lapangan pada menit kedelapan ketika Sundgren bersiap memulai kembali permainan. Berdasarkan laporan TV4, petugas keamanan langsung bertindak dengan mengamankan dua orang penonton dari area tribun menyusul gangguan tersebut.

Mantan pemain AIK itu tampak beradu argumen dengan penjaga gawang tim lawan, Kristoffer Nordfeldt, setelah insiden terjadi. Wasit memutuskan untuk menunda jalannya laga sementara waktu guna memastikan kondisi kembali kondusif sebelum akhirnya permainan dilanjutkan.

"Itu adalah sebuah bir. Tidak ada gunanya bagi saya untuk berkomentar. Saya rasa semua orang melihat apa yang terjadi. Bukan keputusan saya untuk menghentikan pertandingan. Hakim garis meminta saya menunggu dan saya menunggu – dan terjadilah seperti yang terjadi," kata Sundgren, Bek Degerfors.

Setelah jeda tersebut, Sundgren berkontribusi pada gol pembuka Degerfors melalui serangan balik yang berujung gol bunuh diri pemain AIK, Stanley Wilson. Sundgren merebut bola di area pertahanannya sendiri sebelum memulai transisi serangan yang diselesaikan dengan umpan silang Ludvig Fritzson.

Meski unggul lebih dulu, keunggulan Degerfors sirna sesaat sebelum waktu istirahat babak pertama usai. Johan Hove mencetak gol penyeimbang bagi AIK yang membuat skor menjadi imbang 1-1 hingga jeda pertandingan.

"Kami memiliki pertahanan yang sangat bagus. Kami berdiri tinggi dan mereka kesulitan dengan pola permainan mereka. Kami menjalani babak pertama yang sangat bagus. Namun Anda berlari dan berjuang seperti orang gila dan kemudian datanglah gol sampah seperti itu," ujar Sundgren.

"Itu adalah sebuah bir. Tapi tidak ada gunanya bagi saya untuk berkomentar. Saya rasa semua orang melihat apa yang terjadi," kata Sundgren kepada TV4.

Aksi pelemparan ini menambah daftar gangguan keamanan di kompetisi kasta tertinggi Swedia musim ini. Penyelidikan terhadap oknum suporter yang terlibat dilaporkan terus berlanjut setelah mereka dikeluarkan dari stadion.

"Bukan keputusan saya untuk memutus pertandingan. Hakim garis meminta saya untuk menunggu dan kemudian saya menunggu dan kemudian jadilah sedikit seperti yang terjadi," kata Sundgren.