Liem Swie King Sedih Indonesia Tersingkir dari Thomas Cup 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Langkah tim bulu tangkis putra Indonesia di ajang Thomas Cup 2026 berakhir tragis setelah dipastikan gagal melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah pada Rabu, 29 April 2026. Kekalahan tipis dari Prancis di laga terakhir penyisihan Grup D menjadi penentu terhentinya kiprah Fajar Alfian dan kolega.

Hasil pahit tersebut terjadi di Forum Horsens di mana skuat Merah Putih harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor telak 1-4. Tiga sektor tunggal putra andalan, yakni Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting, gagal mengamankan poin setelah tumbang di tiga partai pembuka.

Kekalahan tim Indonesia dipastikan bertambah melalui pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani yang turun di partai keempat. Satu-satunya poin bagi Indonesia hanya disumbangkan oleh pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang memenangi partai pemungkas, namun hasil itu tidak mampu mengubah nasib tim.

Legenda hidup bulu tangkis Indonesia, Liem Swie King, memberikan respons emosional menanggapi catatan buruk yang menimpa kekuatan besar dunia tersebut. Liem Swie King mengaku terus memantau perjuangan para pemain saat bersua Prancis meski hasil akhir tidak sesuai dengan ekspektasi di atas kertas.

"Respon saya yang pertama sedih," kata Liem kepada detikSport.

Pemain yang sukses membawa Indonesia meraih supremasi Piala Thomas pada tahun 1976, 1979, dan 1984 ini menekankan perlunya evaluasi mendalam pada sistem pembinaan. Juara World Cup enam kali tersebut menilai intensitas latihan menjadi kunci utama untuk mengembalikan kejayaan tim putra.

"Yang perlu di perbaiki hanya satu. Latihan, latihan dan latihan yang lebih keras lagi," kata Liem.

Kegagalan ini menandai titik terendah prestasi tim putra Indonesia dalam sejarah turnamen beregu paling bergengsi di dunia tersebut. Evaluasi menyeluruh kini menjadi fokus utama bagi manajemen tim setelah hasil pertandingan tidak berjalan sesuai prediksi awal tim kepelatihan.