Lima pemain jadi kandidat peraih IBL Sixth Man Of The Year 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Indonesian Basketball League (IBL) mengumumkan lima kandidat pemain cadangan dengan performa terbaik untuk bersaing merebut penghargaan IBL Sixth Man Of The Year 2026.

Kelima pemain itu adalah Rio Disi (Dewa United Banten), Andakara Prastawa Dhyaksa (Pelita Jaya Jakarta), Fhirdan Guntara (Bogor Hornbills), Sandy Ibrahim Azis (Satria Muda Pertamina Bandung), dan Sulthan Fauzan (Tangerang Hawks Basketball).

"Kelima pemain itu memberikan kontribusi signifikan melalui bench," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Lima pemain paling berkembang bersaing untuk IBL Most Improved Player

Baca juga: Kandidat IBL Defensive Player Of The Year 2026

Junas menyebut, nominasi ditentukan berdasarkan perhitungan statistik pemain yang bermain dari bangku cadangan, dengan minimal telah bermain sebanyak 10 pertandingan. Penghargaan itu nantinya akan diberikan kepada pemain lokal.

Lebih lanjut dia menjelaskan, statistik pemain dari bangku cadangan yang dimaksud yakni poin per laga (ppg), assist per laga (apg), rebound per laga (rpg), minute per laga (mpg), plus/minus (+/-) efisiensi.

Selain itu, ada syarat yang harus dipenuhi yaitu pemain lebih banyak bermain sebagai pemain cadangan dibandingkan sebagai starting five, dari jumlah pertandingan yang dijalaninya.

Junas menambahkan, syarat lainnya yaitu pemain dengan minute play paling tinggi di dalam satu tim, di luar lima pemain utama.

Pemenang penghargaan, tambah dia, akan ditentukan melalui voting yang melibatkan seluruh pelatih kepala IBL, serta 10 perwakilan media dan analis basket nasional. Sementara pengumuman IBL Awards 2026 dilakukan pada pekan depan.

Baca juga: Lima debutan bersaing dalam IBL Rookie Of The Year 2026

Baca juga: Lima kandidat bersaing dalam IBL Local MVP 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.