Lima Penyelam Asal Italia Tewas di Laut Maladewa

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Lima wisatawan berkewarganegaraan Italia dilaporkan tewas saat melakukan aktivitas penyelaman di bawah laut Maladewa. Peristiwa tragis ini terjadi ketika para korban berusaha menjelajahi sebuah gua bawah laut di kedalaman 50 meter di kawasan Atol Vaavu, seperti dilansir dari Detikcom pada Sabtu (16/5/2026).

Kematian para turis tersebut dikonfirmasi oleh otoritas pemerintah Italia yang segera berkoordinasi dengan pihak setempat. Informasi mengenai insiden maut ini dirilis secara resmi oleh pihak kementerian terkait di Roma untuk memberikan kejelasan mengenai kondisi para warga negaranya.

"Menyusul kecelakaan yang terjadi selama perjalanan menyelam, lima warga negara Italia tewas di Atol Vaavu, Maladewa," kata Kementerian Luar Negeri Roma dalam sebuah pernyatan dilansir news.com.au, Sabtu (16/5/2026).

Pihak kementerian juga memberikan penjelasan tambahan mengenai dugaan lokasi spesifik tempat para korban kehilangan nyawa mereka. Lokasi tersebut berada di kedalaman yang membutuhkan keahlian selam khusus.

"Para penyelam diyakini tewas saat mencoba menjelajahi gua di kedalaman 50 meter," imbuhnya.

Dua dari lima korban meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Monica Montefalcone (55), seorang ahli biologi kelautan sekaligus profesor madya di Universitas Genoa, bersama putrinya yang berusia 20 tahun, Giorgia Sommacal. Tiga korban lainnya teridentifikasi atas nama Gianluca Benedetti, Federico Gualtieri yang merupakan lulusan baru Universitas Genoa, serta Muriel Oddenino selaku asisten peneliti di universitas tersebut. Upaya bantuan kepada pihak keluarga saat ini tengah berjalan melalui perwakilan diplomatik terdekat.

Kementerian Luar Negeri Roma menyatakan bahwa Kedutaan Besar Italia di Sri Lanka sedang memberikan bantuan konsuler kepada keluarga para korban yang ditinggalkan. Berdasarkan laporan media lain, para penyelam itu awalnya menaiki kapal pesiar Duke of York, sebuah kapal selam penyedia fasilitas tempat tinggal bagi penyelam pada Kamis (14/5) pagi waktu setempat, sebelum akhirnya dilaporkan hilang oleh awak kapal sekitar pukul 13.45 hingga memicu operasi pencarian masif.

"Satu jenazah telah ditemukan di antara lima penyelam yang melakukan penyelaman di Atol Vaavu," kata Angkatan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF) dalam sebuah pernyataan.

Operasi pencarian yang melibatkan pesawat terbang dan perahu cepat menemukan titik terang mengenai keberadaan para korban lain di dalam struktur bawah air tersebut. Petugas menduga seluruh korban terjebak di area yang sama.

"Jenazah ditemukan di dalam sebuah gua. Diperkirakan empat penyelam lainnya juga berada di dalam gua yang sama, yang membentang hingga kedalaman sekitar 60 meter," imbuhnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kematian kelima penyelam tersebut masih belum diungkapkan secara mendetail oleh pihak berwenang. Pihak kepolisian setempat hanya memberikan catatan bahwa kondisi cuaca di wilayah perairan tersebut sedang sangat buruk saat insiden terjadi.

Institusi tempat beberapa korban bernaung turut menyatakan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa ini melalui saluran resmi mereka. Pernyataan tersebut disebarkan melalui media sosial menyusul konfirmasi identitas para korban.

"Universitas Genoa menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya Monica Montefalcone, putrinya Giorgia Sommacal, Muriel Oddenino, dan Federico Gualtieri secara tiba-tiba dan tragis," tulis X dalam unggahan yang diterjemahkan.