Presiden Prabowo Resmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk Jawa Timur

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026) pagi untuk memberikan tanda kehormatan kepada pejuang buruh perempuan tersebut. Dilansir dari Detikcom, kepala negara menghadiri langsung upacara peresmian fasilitas sejarah bersebelahan dengan bangunan rumah singgah gratis bagi para peziarah.

Prabowo Subianto tiba di lokasi upacara peresmian sekitar pukul 08.58 WIB dengan mengendarai kendaraan taktis Maung. Kedatangan presiden disambut langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea selaku inisiator pembangunan.

Pembangunan ruang penyimpanan memori sejarah ini diselesaikan dalam waktu empat bulan melalui pembiayaan mandiri tanpa menggunakan anggaran negara. Penjelasan mengenai detail fasilitas serta benda bersejarah seperti pakaian terakhir mendiang Marsinah disampaikan langsung oleh pihak pengelola serikat pekerja saat mendampingi presiden.

"Terima kasih, Pak, atas nama buruh Indonesia, Pak. SPSI mengapresiasi membangun museum ini tanpa APBN, Pak. Jadi iuran buruh, bersama Ketua Dewan Penasihat kami, Pak, Pak Kapolri, lalu bersama Pak Fauzi dan keluarga besar Ibu Marsinah," kata Andi Gani.

Pihak inisiator menjelaskan bahwa seluruh fasilitas pendukung di area cagar budaya ini dapat diakses oleh masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Integrasi bangunan ditujukan untuk mempermudah akomodasi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

"Kita bangun dalam waktu hanya 4 bulan, Bapak. Kita bangun museum, sekaligus ada rumah singgah, Pak, untuk peziarah dan kita gratiskan untuk peziarah, Pak," sambung Andi Gani.

Pengelola kemudian menunjukkan arsip dokumentasi media massa cetak masa lalu yang mencatat kronologi peristiwa sejarah perburuhan tersebut. Pajangan silsilah keluarga memperlihatkan posisi mendiang sebagai anak kedua dari tiga bersaudara.

"Lalu di sini, Pak, kita bisa lihat sejak peristiwa, kita sebagai buruh bisa di.., Nah, bisa lihat, Pak, sejarah. Waktu di koran media-media semua. Bisa kita lihat. Ini, Pak. Jadi beliau anak kedua, Pak. Ibu Marsinah yang pertama, Bu Wijayati yang ketiga," ujar Andi Gani.

Acara seremonial ini dihadiri pula oleh pihak keluarga inti ahli waris yakni kakak kandung Marsinah, Marsini, beserta sang adik, Wijiati. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir di lokasi.