Mahasiswi STMA Trisakti Korban Kecelakaan Kereta Api Dimakamkan di Jambi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jenazah Nur Alimantun Citra Lestari (19), mahasiswi STMA Trisakti yang menjadi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin (27/4/2026), telah dimakamkan di kampung halamannya di Jambi. Dilansir dari Detikcom, keluarga korban sebelumnya melakukan pencarian intensif ke sembilan rumah sakit berbeda sebelum mendapat kepastian identitas korban.

Anggi Al-Hakim, kakak kandung korban, menjelaskan bahwa kecurigaan muncul ketika Citra tidak kunjung pulang ke rumah mereka di Bekasi pada malam kejadian. Setelah memeriksa rekaman CCTV rumah dan mencoba menghubungi ponsel korban tanpa hasil, Anggi memutuskan untuk mencari keberadaan adiknya ke stasiun dan sejumlah fasilitas kesehatan sejak pukul 22.00 WIB.

"Sebelumnya kami nggak ngeh, kami pikir sudah sampai rumah. Saya cek CCTV rumah belum ada, motor belum ada, saya kroscek saya telepon berkali-kali nggak diangkat, saya curiga feeling dia salah satu korban. Tapi saya masih berpikiran positif mungkin HP-nya terlempar," kata Anggi.

Pencarian berlanjut hingga Selasa pagi karena nama Citra tidak terdaftar dalam rilis resmi korban selamat di stasiun maupun rumah sakit di sekitar Bekasi. Ketidakpastian informasi tersebut membuat pihak keluarga diarahkan untuk membuat laporan kehilangan anggota keluarga ke RS Polri Kramat Jati.

"Jadi memang kita itu masih simpang siur kejadiannya, karena rilis korban selamat nama adik saya tidak ada. Ada sembilan rumah sakit di Bekasi saya datangi, adik saya tidak ada. Saya tidak mendapat informasi keberadaan adik saya, saya nunggu dari jam 10 malam sampai pagi," cerita Anggi.

Kepastian mengenai kondisi Citra baru didapatkan pihak keluarga pada Selasa sore setelah tim kedokteran forensik melakukan identifikasi melalui data DNA. Korban terkonfirmasi sebagai salah satu penumpang yang meninggal dunia dalam peristiwa tragis tersebut.

"Pada sore setengah 6, rilis pers dari RS Polri Kramat Jati, setelah hasil forensik dan DNA dinyatakan adik kami meninggal dunia jenazah ketiga yang teridentifikasi," kata Anggi.

Sebelum insiden terjadi, mahasiswi semester 4 tersebut sempat berpamitan untuk mengikuti ujian tengah semester di kampusnya. Komunikasi terakhir antara korban dan kakaknya terjadi pada pagi hari sebelum korban berangkat kuliah menggunakan moda transportasi kereta.

"Dia izin 'Bang, izin adik kuliah hari ini masih ada ujian'. Mungkin terakhir komunikasi jam 10 pagi itu benar-benar ketemu terakhir, dan sudah nggak ada WA atau apa. Ya padahal biasanya selalu kasih kabar," jelas Anggi.

Berdasarkan keterangan rekan kampusnya, Citra sedang dalam perjalanan pulang setelah belajar bersama hingga pukul 20.00 WIB. Korban diketahui berpisah dengan temannya di Stasiun Jatinegara untuk menuju arah Bekasi sebelum kecelakaan terjadi.

"Pada saat itu dia sedang UTS biasanya pulang tidak malam-malam banget ya. Cuma biasanya mereka belajar bareng di kampus mereka jam 8 malam dari kampus. Dia berpisah dengan di Jatinegara, temannya ke Bogor, dan di ke Bekasi," ungkap Anggi.