Mahasiswi Unpad Dilindas Motor Setelah Ditodong Pisau di Jatinangor

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial CG menjadi korban penganiayaan oleh pria misterius di sebuah gang sempit kawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (12/5/2026) malam. Korban sempat ditodong pisau sebelum akhirnya terjatuh dan dilindas menggunakan sepeda motor oleh pelaku.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa tidak ada benda milik korban yang berpindah tangan dalam insiden tersebut. Dilansir dari Detikcom, aparat juga membantah spekulasi mengenai adanya tindak pelecehan seksual dalam peristiwa yang menimpa mahasiswi tersebut.

"Jadi berdasarkan keterangan dari korban, untuk barang-barang berharga tidak ada yang diambil oleh pelaku. Ada juga beredar kabar katanya begal payudara, tapi saat kita tanya korban mengaku tidak ada tindakan pelecehan," ujar Kanit Reskrim Polsek Jatinangor Ipda Hendi Setiawan.

Kepolisian saat ini tengah mengumpulkan berbagai bukti guna mengungkap identitas pengendara motor yang melarikan diri tersebut. Ipda Hendi menyatakan bahwa klasifikasi perkara ini diarahkan pada tindakan kekerasan fisik karena adanya luka pada tubuh korban.

"Nah yang paling jelas kita mungkin masuknya ke penganiayaan yah karena korban mengalami luka akibat dilindas oleh motor. Mungkin itu yang paling masuk," katanya.

Upaya penyelidikan intensif terus dilakukan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Fokus utama petugas saat ini adalah menemukan petunjuk terkait pelaku serta mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

"Sejauh ini kita sudah mengecek CCTV yang bertujuan untuk mengetahui identitas dari pelaku. Kita masih menyelidiki motif pasti pelaku melakukan tindakan tersebut," ungkapnya.

Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula ketika CG sedang berjalan kaki menuju kediamannya setelah membeli makanan di area jalan raya. Saat memasuki sebuah gang kecil, korban mendadak diadang oleh seorang pria bersepeda motor yang mengancamnya dengan sebilah pisau.

Ketakutan akibat ancaman tersebut membuat korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari lebih dalam ke arah gang. Namun, korban tersandung dan jatuh ke tanah, yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melindas tubuh korban dengan motor sebelum melarikan diri dari lokasi.