Mantan Putri Mako dari Kekaisaran Jepang kini menjalani kehidupan sebagai warga sipil biasa bersama suaminya, Kei Komuro, di kawasan pinggiran Connecticut, Amerika Serikat, setelah resmi meninggalkan status bangsawannya pada Oktober 2021. Pasangan ini tertangkap kamera sedang berbelanja kebutuhan rumah tangga di pusat perbelanjaan lokal pada musim semi 2026.
Keputusan Mako untuk menikahi Kei Komuro, yang merupakan teman kuliahnya di International Christian University (ICU) Tokyo, mengharuskannya melepas gelar sesuai dengan Hukum Rumah Tangga Kekaisaran Jepang. Dilansir dari Media Indonesia, Mako menjadi anggota keluarga kekaisaran pertama sejak Perang Dunia II yang menolak tunjangan pernikahan sebesar 150 juta yen atau sekitar Rp15,6 miliar dari pemerintah.
Kehidupan pasangan ini di Amerika Serikat tampak sangat kontras dengan protokol ketat istana di Tokyo. Berdasarkan laporan NYPost yang dikutip Wolipop, keluarga kecil tersebut kini menempati sebuah unit kondominium seharga 680.000 dolar AS di Fairfield County, Connecticut, setelah sebelumnya sempat menyewa apartemen satu kamar di kawasan Hell's Kitchen, Manhattan.
Mako yang memiliki latar belakang sebagai sejarawan seni dilaporkan menyalurkan keahliannya melalui proyek sukarela. Ia membantu kurator di The Metropolitan Museum of Art (Met) dalam mengelola koleksi lukisan gulung dan seni Asia lainnya secara mandiri.
Sementara itu, Kei Komuro kini telah meniti karier profesional sebagai pengacara perdagangan internasional dan keamanan nasional. Menurut laporan Insertlive, Kei bekerja sebagai associate di firma hukum Lowenstein Sandler LLP setelah berhasil lulus ujian advokat pada Oktober 2022.
Pasangan ini sangat menjaga privasi kehidupan keluarga mereka, termasuk detail mengenai anak mereka yang sering terlihat digendong oleh Kei saat beraktivitas di luar rumah. Meskipun terus menjadi sorotan media internasional, Mako dan Kei dilaporkan tetap berkomitmen untuk hidup mandiri secara finansial tanpa bergantung pada dukungan dana dari keluarga kerajaan Jepang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·