Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Kabar duka datang dari dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu dilaporkan meninggal dunia hari ini, Minggu (31/5/2026).

Kabar berpulangnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikonfirmasi langsung oleh Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait. Dilansir dari Detikcom, Ryamizard mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini," kata Brigjen Rico saat dikonfirmasi.

Brigjen Rico menyebut eks Menhan Ryamizard meninggal dunia pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard Ryacudu merupakan lulusan Akabri Darat tahun 1974. Karier militernya tercatat melesat saat mengemban amanah sebagai Pangdam V/Brawijaya pada tahun 1999.

Setelah itu, ia dipercaya menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta pada periode 1999-2000. Jabatan strategisnya terus berlanjut ketika diangkat menjadi Pangkostrad pada tahun 2000 hingga 2002, sebelum akhirnya menduduki posisi Kepala Staf Angkatan Darat sampai tahun 2005.

Nama pria berusia 64 tahun ini juga sempat diusulkan ke DPR sebagai kandidat Panglima TNI. Kendati demikian, Marsekal Djoko Suyanto yang akhirnya terpilih mengemban jabatan tersebut pada tahun 2006.

Kiprah di Dunia Politik dan Pemerintahan

Di luar karier militer, ayah tiga anak ini sempat digadang-gadang menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo pada Pemilu 2014, walaupun akhirnya Joko Widodo berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Ryamizard kemudian dipercaya masuk ke dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo sebagai Menteri Pertahanan masa kerja 2014-2019. Salah satu program yang menonjol selama kepemimpinannya di Kementerian Pertahanan adalah program Bela Negara.

Atas dedikasinya, ia dianugerahi Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) oleh Ketua Umum LVRI Letjen TNI (Purn) Rais Abin pada tahun 2019.

Pada tahun yang sama, Ryamizard resmi melakukan serah terima jabatan Menhan kepada Prabowo Subianto yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo. Prabowo mengemban jabatan Menhan tersebut sejak 2019 hingga 2024.

Apresiasi terhadap keilmuannya di bidang militer juga datang pada tahun 2021, saat ia menerima Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Ilmu Pertahanan bidang Perang Semesta dari Universitas Pertahanan RI. Prosesi penganugerahan gelar tersebut turut dihadiri oleh Prabowo Subianto yang kala itu menjabat sebagai Menhan.