Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Buddha Perkuat Persaudaraan pada Waisak 2570

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 sebagai momentum memperkuat komitmen menebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan, dan menjaga perdamaian dunia. Hal tersebut disampaikan Menag demi menjaga nilai-nilai kebenaran moral bangsa, seperti dikutip dari Detikcom pada Minggu (31/5/2026).

Tema yang diusung pada Waisak 2026 adalah "Dharma Menjaga Perdamaian Dunia". Nasaruddin Umar menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi global saat ini karena Dharma menjadi pedoman hidup yang menuntun manusia berpegang pada moralitas dan kebijaksanaan.

"Dharma bukan sekadar ajaran, melainkan pelita kehidupan yang menuntun manusia untuk tetap teguh dalam nilai-nilai kebenaran, moralitas, kebijaksanaan serta di tengah dinamika zaman. Termasuk menjaga perdamaian dunia," kata Nasaruddin Umar.

Menurut Nasaruddin Umar, semangat menjaga perdamaian dunia sejatinya harus berawal dari hati setiap individu. Fondasi penting dalam membangun kehidupan yang harmonis di lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, hingga dunia adalah nilai cinta kasih.

Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, tenang, dan penuh khidmat. Langkah ini sejalan dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Saya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat. Pada saat yang sama, merawat harmoni adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama anak bangsa," ujar Nasaruddin Umar.

Nasaruddin Umar menambahkan bahwa seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Oleh sebab itu, kehidupan beragama harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan antarsesama.

"Agama hadir untuk memanusiakan manusia. Kebijaksanaan yang diajarkan dalam Buddha selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan universal yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Cinta kasih harus terus menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa," ucap Nasaruddin Umar.

Peringatan Hari Tri Suci Waisak diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, melainkan juga ruang refleksi untuk menciptakan kehidupan yang rukun dan menjaga persatuan bangsa.

"Selamat Hari Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhis. Semoga semua makhluk hidup berbahagia," tutur Nasaruddin Umar.