Menteri Perdagangan Budi Santoso menyetujui usulan Perum Bulog untuk menambah kuota distribusi Minyakita di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4/2026). Permintaan peningkatan porsi penyaluran ini diajukan guna mengatasi kelangkaan stok minyak goreng rakyat di pasar tradisional.
Berdasarkan laporan Detik Finance, BUMN Pangan sebelumnya hanya memiliki kewajiban minimal distribusi sebesar 35 persen. Perum Bulog kini mengusulkan agar porsi tersebut ditingkatkan secara signifikan menjadi 65 persen untuk menjaga stabilitas pasokan nasional.
"Tadi saya telpon Pak Dirut Bulog, telepon Dirut RNI. Jadi di Permendag itu kan minimal 35%. Minimal, yang mau 65%, 70% itu nggak ada masalah," ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.
Regulasi mengenai distribusi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025. Aturan tersebut mengatur tata kelola Minyak Goreng Sawit Kemasan dan menetapkan angka 35 persen sebagai batas minimum, sehingga kenaikan kuota tetap dimungkinkan secara hukum.
Budi Santoso menegaskan pihaknya akan memfasilitasi koordinasi skema business-to-business (B2B) antara produsen minyak goreng dan BUMN Pangan. Hal ini dilakukan agar penambahan pasokan dapat segera direalisasikan tanpa hambatan birokrasi yang panjang.
Menteri Perdagangan juga memberikan instruksi khusus agar BUMN Pangan memprioritaskan pengisian stok di pasar-pasar rakyat. Langkah ini diambil untuk memastikan aksesibilitas masyarakat terhadap minyak goreng subsidi tetap terjaga di tengah laporan penipisan stok di lapangan.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melaporkan kondisi kelangkaan Minyakita kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Senin (13/4/2026). Rizal mengonfirmasi bahwa permohonan penambahan kuota Domestic Market Obligation (DMO) telah diajukan secara resmi kepada Kemendag.
Saat ini, alokasi distribusi BUMN Pangan terbagi atas tiga instansi, yaitu Bulog sebesar 70 persen, ID Food 20 persen, dan Agrinas Palma 10 persen. Bulog harus mengatur strategi penyaluran secara cermat karena sedang menjalankan tugas distribusi bantuan pangan bagi 33 juta Keluarga Penerima Manfaat.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·