Mengenal 10 Malaikat Allah Beserta Tugasnya dalam Ajaran Islam

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Beriman kepada malaikat Allah SWT merupakan pilar kedua dalam rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap umat muslim. Kewajiban ini mengharuskan setiap individu memercayai eksistensi malaikat meski sosoknya tidak dapat tertangkap oleh indra penglihatan manusia.

Malaikat didefinisikan sebagai makhluk gaib yang diciptakan oleh Allah dari cahaya (nur) dan memiliki sifat dasar selalu patuh terhadap setiap perintah-Nya. Hal ini dilansir dari Cahaya yang mengutip buku Aqidah Akhlaq untuk Kelas VII Madrasah Tsanawiyah (2006) karya Taofik Yusmansyah.

Secara etimologi, kata malaikat berasal dari bentuk jamak "malakun" atau "malak" yang memiliki arti kekuatan. Akar katanya yaitu "al-alukah" merujuk pada makna risalah atau sebuah misi yang diemban sebagai utusan Tuhan.

Dalam ajaran Islam, malaikat digambarkan memiliki sayap dengan jumlah yang bervariasi. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an melalui firman Allah SWT:

"اَ لۡحَمۡدُ لِلّٰهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِ جَاعِلِ الۡمَلٰٓٮِٕكَةِ رُسُلًا اُولِىۡۤ اَجۡنِحَةٍ مَّثۡنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَ ؕ يَزِيۡدُ فِى الۡخَـلۡقِ مَا يَشَآءُ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ ١"

Artinya: “Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS Fatir 35:1)

Malaikat memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan manusia maupun jin. Mereka tidak dibekali hawa nafsu, tidak membutuhkan makan, minum, maupun tidur, serta tidak memiliki jenis kelamin maupun fase pertumbuhan fisik.

Daftar 10 Malaikat dan Tanggung Jawabnya

Meskipun jumlah malaikat sangat banyak dan hanya diketahui oleh Allah, terdapat 10 nama malaikat yang wajib diketahui oleh umat Islam beserta tugas spesifiknya:

1. Malaikat Jibril: Memiliki mandat untuk menyampaikan wahyu serta perintah Allah kepada para nabi dan rasul. Ia juga dikenal dengan sebutan Ruh al-Amin.

2. Malaikat Mikail: Bertugas dalam pembagian rezeki, mengatur fenomena alam seperti hujan, serta menjamin kesejahteraan seluruh makhluk hidup di bumi.

3. Malaikat Israfil: Mengemban tugas untuk meniup sangkakala sebanyak tiga kali pada hari kiamat guna menghancurkan alam semesta hingga membangkitkan manusia.

4. Malaikat Izrail: Dikenal sebagai malaikat maut yang bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup sesuai dengan ketetapan waktu dari Allah SWT.

Kewenangan Malaikat Izrail ini tertuang dalam QS As Sajdah 32:10:

"قُلۡ يَتَوَفّٰٮكُمۡ مَّلَكُ الۡمَوۡتِ الَّذِىۡ وُكِّلَ بِكُمۡ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمۡ تُرۡجَعُوۡنَ"

Artinya: “Katakanlah, "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmu, kamu akan dikembalikan."”

5. Malaikat Munkar dan 6. Malaikat Nakir: Keduanya memiliki tugas kolaboratif untuk memberikan pertanyaan krusial kepada manusia di dalam alam kubur terkait Tuhan, agama, dan nabi.

7. Malaikat Raqib: Bertugas melakukan pencatatan terhadap seluruh amal kebajikan yang dilakukan manusia selama menjalani kehidupan di dunia.

8. Malaikat Atid: Memiliki tugas untuk mencatat setiap perbuatan buruk manusia yang nantinya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah pada hari akhirat.

9. Malaikat Ridwan: Sosok yang bertugas sebagai penjaga pintu surga serta menyambut kedatangan orang-orang beriman dengan kemuliaan.

10. Malaikat Malik: Bertugas menjaga pintu neraka dan dalam berbagai riwayat digambarkan memiliki perawakan yang sangat tegas serta menakutkan bagi para penghuninya.

Sifat dan Kemampuan Istimewa

Malaikat dibekali kemampuan luar biasa, salah satunya adalah dapat berubah wujud menyerupai manusia dalam peristiwa tertentu atas izin Allah. Sifatnya yang disiplin dan teliti membuat mereka selalu mendoakan serta membantu orang-orang beriman.

Keyakinan pada malaikat diharapkan dapat mendorong umat muslim untuk senantiasa meneladani sifat ketaatan dan kejujuran mereka dalam menjalankan segala perintah Allah SWT tanpa keraguan.