Menkes: Jadikan gaya hidup sehat sebagai gerakan keren cegah obesitas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat menjadikan gaya hidup sehat sebagai gerakan keren dan bukan sekadar program guna mencegah obesitas, agar semua orang merasa menjadi bagian di dalamnya dan melakukannya bersama-sama.

Budi mengatakan dalam talkshow World Obesity Day 2026 di Jakarta, Kamis, bahwa obesitas berkaitan dengan kesehatan, yang terlihat dari indikator seperti tekanan darah dan kolesterol, sehingga menjaga berat badan ideal menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan angka harapan hidup.

Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya menggencarkan edukasi bagi publik melalui pelabelan gizi atau Nutri-level.

"Salah satunya adalah makan. Kita harus mengedukasi bagaimana cara makan yang baik. Cuma kalau gaya mengedukasinya terlalu ilmiah, hitung kalorinya sekian, akan membingungkan. Yang paling mudah menggunakan indikator merah, kuning, hijau. Itu paling gampang kan ABCD," kata Budi.

Kini, pelabelan gizi atau Nutri-level, kata dia, sudah mulai diterapkan di berbagai tempat untuk memudahkan masyarakat.

Pihaknya juga menggandeng pemengaruh kesehatan yang relevan, seperti dr. Gia Pratama, untuk menggencarkan edukasi tersebut seluas-luasnya ke publik.

Yang kedua, selain mengatur pola makan, aktivitas fisik juga perlu ditingkatkan. Dengan berolahraga, katanya, hormon kortisol turun dan endorfin naik. Berdasarkan panduan WHO, olahraga minimal 30 menit dalam sehari, dan lima kali seminggu.

"Kita lari bersama, untuk menumbuhkan kesadaran bahwa berlari itu keren, trendy, dan (olahraga) paling murah," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Denmark untuk Indonesia Sten Frimodt Nielson mengatakan, obesitas adalah tantangan yang semakin nyata di tingkat global. Untuk mengatasinya, dibutuhkan kepemimpinan publik yang kuat, peran aktif sektor kesehatan, dan kesadaran publik.

"Terkadang, hal ini adalah tentang langkah-langkah kecil. Perubahan kecil dalam rutin sehari-hari, peningkatan kecil dalam kesadaran, aksi kecil yang ketika tergabung, membuat dampak yang jauh lebih besar," kata Nielson.

Dia juga menyoroti perlunya menghilangkan stigma tentang obesitas dengan edukasi dan dukungan yang tepat.

"Melalui aktivitas seperti screening kesehatan, konsultasi, dan diskusi terbuka, kami membantu orang-orang memahami kesehatan mereka sendiri, dan kami mendorong mereka untuk bertindak dengan cara yang positif dan mendukung," katanya.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.