Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan penegakan PP Tunas sebagai regulasi untuk melindungi anak di ruang digital tak akan berhenti pada delapan platform awal dan akan berlaku bagi semua platform digital yang beroperasi di Indonesia.
Hal ini disampaikan Meutya setelah resmi mengumumkan bahwa Roblox akhirnya patuh penuh terhadap aturan PP Tunas dengan memenuhi ketentuan pengaturan akun untuk anak dan menerapkan verifikasi usia.
"Kita tidak berhenti di delapan platform ini. Karena ranah digital itu kalau kita atensi atau intervensi 1-2, dia akan berpindah ke lainnya. Maka dari itu atas nama keadilan aturan, maka ini akan berlaku untuk semuanya," kata Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Kamis.
Baca juga: Penuhi PP Tunas, "chat" di gim wajib ditutup untuk pengguna anak
Penerapan PP Tunas sudah efektif berlaku di Indonesia sejak 28 Maret 2026, dan ada delapan platform yaitu X, Bigo Live, Facebook, Threads, Instagram, TikTok, YouTube, dan Roblox yang dinilai berisiko tinggi agar segera memenuhi aturan ini.
Setelah ke delapan platform itu memenuhi kewajibannya, Meutya mengatakan pemerintah memberikan waktu kepada para platform digital lainnya untuk melengkapi evaluasi mandiri atau self-assement terkait risiko platformnya hingga 6 Juni 2026.
Menurut Meutya penerapan PP Tunas di Indonesia memang memiliki pendekatan yang berbeda dari negara-negara lain karena menggunakan pendekatan berbasis faktor risiko.
Baca juga: Pengamat: Roblox patuh PP Tunas bentuk penghormatan perlindungan anak
Dengan pendekatan ini, pemerintah Indonesia tidak serta merta menutup akses layanan digital secara penuh kepada anak di bawah 16 tahun seperti yang dilakukan negara-negara lain.
Maka dari itu, untuk membuat PP Tunas ini berjalan mulus peran aktif para pemilik platform digital menilai risiko layanannya diperlukan.
Nantinya setelah platform digital memenuhi ketentuan self-assesment PP Tunas, Kementerian Komdigi nantinya akan melakukan penilaian ulang memastikan laporan para platform tepat atau tidak.
"Kita harapkan sampai Juni (6 Juni 2026), teman-teman platform segera menyampaikan penilaian atas dirinya kepada Komdigi untuk kemudian kita verifikasi," kata Meutya.
Baca juga: Roblox patuh penuh PP Tunas, komitmen atur akses gim untuk anak
Baca juga: Menkomdigi sebut pengendalian akses ruang digital untuk lindungi anak
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·