Menlu Wang Yi: Relasi China-AS harus dapat dikelola dengan stabil

Sedang Trending 39 menit yang lalu
tidak menyerupai roller coaster dengan naik turun yang terus menerus

Beijing (ANTARA) - Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan relasi antara China dan Amerika Serikat harus dapat dikelola dengan baik dan stabil.

"(Hubungan itu) Harus dapat dikelola dan stabil dan tidak menyerupai roller coaster dengan naik turun yang terus menerus," kata Wang Yi seperti dikutip China Central Television (CCTV), Jumat.

Dia menambahkan konfrontasi antara China dan Amerika Serikat dapat menjadi bencana bagi kedua negara dan seluruh dunia; sedangkan kerja sama dapat menguntungkan kedua negara.

"Konfrontasi pasti akan membawa bencana bagi kedua negara dan seluruh dunia, sementara kerja sama dapat menghasilkan banyak hasil besar yang akan menguntungkan kedua negara dan seluruh dunia," tambahnya.

Baca juga: Hubungan China-AS bukan sekadar slogan, kata Wang Yi

Selain itu, lanjut Wang Yi, sebagai dua ekonomi terbesar di dunia, China dan AS tidak dapat berfungsi tanpa satu sama lain.

Xi dan Trump berinteraksi selama hampir sembilan jam, kata menlu itu, dengan mencakup pembicaraan formal dan jamuan makan malam.

"Ini adalah pertemuan penting, di mana kedua kepala negara terlibat dalam diskusi mendalam dan mencapai hasil yang bermanfaat. Pertemuan tersebut mencakup pembicaraan formal dan jamuan makan malam penyambutan, serta pertukaran pandangan dan kunjungan skala kecil," kata Wang Yi dalam keterangan dari Kemlu China.

Kepemimpinan Xi dan Trump dalam mengarahkan "kapal hubungan China-AS" akan memiliki dampak yang luas pada evolusi situasi internasional, ujarnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Menlu China: Xi-Trump bahas Taiwan hingga hubungan dagang

Baca juga: Trump: AS dan China sama-sama tak ingin Iran punya senjata nuklir

Baca juga: Takaichi dan Trump Bahas Xi serta Indo-Pasifik

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.