Menteri Ekraf lantik penilai KI bantu pemilik HKI dapat KUR

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Badung (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya telah melantik penilai kekayaan intelektual (KI) yang akan menentukan harga atau nilai karya sehingga pemilik Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dapat mengakses bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami telah melantik 64 orang penilai KI atau penilai IP (Intellectual Property), jadi kalau dulu IP itu tidak bisa dilakukan ke bank, hari ini sudah tahap pertama ini bisa IP sebagai jaminan pendukung,” kata Menteri Ekraf saat kegiatan Akad 1000 UMKM Ekonomi Kreatif di Bali.

Teuku Riefky di Kabupaten Badung, Rabu, menyampaikan kehadiran 64 penilai KI lewat kolaborasi Kementerian Ekraf dengan Kementerian Hukum tersebut merupakan sejarah di Indonesia.

Jika dilihat, lanjutnya, selama ini bank kesulitan menentukan harga sebuah karya dengan sertifikat HKI sementara kini secara profesional hadir penilai karya yang bisa membuat bank percaya jumlah pinjaman yang layak diberikan.

Menteri Ekraf meyakini itu sebab para penilai KI yang sudah dilantik merupakan tenaga terdidik.

“Siapa yang mendidik, ada pelatih dari WIPO (World Intellectual Property Organization) organisasi di bawah PBB,” ujar dia.

Menteri Teuku mengatakan saat ini tantangan utama para pelaku ekonomi kreatif bukan hanya kreativitas, namun juga akses permodalan dan perlindungan kekayaan intelektual.

Untuk itu penting bagi pelaku ekraf mendapat dukungan, seperti hari ini sebanyak 1000 UMKM ekonomi kreatif mendapat akses permodalan dari bank, sementara di sektor ekonomi kreatif ada banyak usaha maupun aktivitas ekraf yang juga perlu tersentuh bantuan.

Menurut Menteri Ekraf, selain untuk membantu pemilik HKI mengembangkan karyanya, memberi dukungan agar sertifikat HKI dapat dijadikan jaminan pendukung dalam program KUR juga untuk mendorong semakin banyak masyarakat mematenkan produk atau karyanya.

Ke depan, pemerintah melihat kekayaan intelektual ini akan menjadi bisnis besar terutama dilakoni mayoritas generasi Z dan milenial.

“Pada saat inilah pemerintah hadir sebetulnya dalam mendorong bisnis IP, bagaimana pahlawan lokal ke nasional dan nasional ke global,” ujar dia.

Pemerintah sendiri telah menetapkan target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp295 triliun, dimana ada alokasi Rp10 triliun yang dikhususkan untuk pembiayaan UMKM ekonomi kreatif berbasis HKI.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.