Menulis lagu bantu Ejae keluar dari depresi gagal jadi idol

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Bintang K-Pop Demon Hunters, Ejae bercerita menulis lagu membantu perubahan pada arah hidupnya untuk pulih dari depresi setelah gagal menjadi idol remaja K-Pop.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (7/5) waktu setempat, Ejae mengatakan pada The New York Times bahwa ia merasa depresi setelah persiapan debut yang menghabiskan seluruh masa mudanya tidak pernah terwujud.

“Saya sudah merencanakan masa depan saya dengan matang. Saya berpikir, 'Oke, saya akan menjadi idola K-pop, superstar besar pada usia sekitar 18 tahun’,” ungkapnya.

Ejae mengatakan bahwa ia telah diterima di label besar Korea pada usia 11 tahun dan percaya bahwa masa depannya sudah terjamin. Dia juga tumbuh besar dengan mempelajari video latihan awal Beyonce, memotivasi dirinya sendiri untuk berlatih menari dan bernyanyi selama tujuh hingga delapan jam setiap hari.

Terlepas dari usahanya, dia terus-menerus menghadapi penolakan. Pada usia 22 tahun, dia diberitahu bahwa usianya sudah melewati batas yang ditetapkan oleh industri tersebut.

Baca juga: Empat anggota BLACKPINK hadiri acara Met Gala 2026

Kakeknya yang merupakan tokoh besar di industri film Korea secara tidak langsung menanamkan tekanan untuk sukses padanya sejak usia dini.

“Kakek saya adalah tokoh besar di industri film Korea. Dia selalu mengatakan kepada saya bahwa kita harus bekerja keras untuk meraih kesuksesan,” kata Ejae.

Ejae mengatakan bahwa ia baru mulai pulih ketika ia secara tidak sengaja menemukan jalan menuju penulisan lagu, sebuah perubahan yang kini ia anggap telah mengubah arah hidupnya.

Dia telah menulis lagu untuk grup K-pop ternama termasuk Red Velvet, Aespa, Twice, dan Le Sserafim.

Momen terobosannya datang ketika ia terpilih untuk merekam lagu "Golden" dari film KPop Demon Hunters yang memenangkan Oscar. Penyanyi dan penulis lagu berusia 34 tahun itu juga mengisi suara Rumi.

“Saya pernah mendengar bahwa sebelum meninggal, seseorang akan mengalami kilas balik selama tiga detik dari seluruh hidupnya. Saya merasa seperti mengalami momen itu saat berjalan menyusuri lorong pelaminan,” katanya.

Membawakan lagu itu di Brit Awards tahun ini membantunya mengatasi rasa gugupnya di atas panggung.

“Saya bernyanyi dengan sangat baik hari itu. Dukungan dari para penggemar adalah alasan mengapa saya merasa percaya diri dengan suara nyanyian saya,” kenangnya.

Baca juga: V BTS dipilih jadi artis K-Pop dengan performa terbaik menurut survei

Baca juga: NewJeans bersiap kembali ke panggung musik

Baca juga: Grup iKON akan tampil di Jakarta dalam rangkaian tur "FOUREVER"

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.