Nama Dudung, Qodari, hingga Jumhur Mencuat Jelang Reshuffle

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PROKALTENG.CO – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4). Sejumlah nama disebut-sebut akan mengalami pergantian maupun mengisi posisi baru.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), M Qodari, dikabarkan akan berpindah tugas menjadi Kepala Badan Komunikasi (Bakom) sekaligus menjabat sebagai juru bicara presiden.

Posisi KSP yang ditinggalkannya disebut akan diisi oleh mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman, yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.

Di sisi lain, mantan Kepala Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, juga dikabarkan akan mendapat posisi baru sebagai utusan khusus presiden bidang komunikasi.

Nama lain yang turut disebut adalah Abdul Kadir Karding, mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), yang dikabarkan akan kembali masuk kabinet dengan menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.

Selain itu, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, disebut-sebut akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

Menanggapi kabar tersebut, Qodari enggan memberikan komentar panjang. Ia menegaskan, keputusan terkait susunan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

Electronic money exchangers listing

“Semua itu merupakan kewenangan Presiden. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari beliau,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, belum memberikan tanggapan terkait isu reshuffle yang beredar tersebut.(jpc)

PROKALTENG.CO – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4). Sejumlah nama disebut-sebut akan mengalami pergantian maupun mengisi posisi baru.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), M Qodari, dikabarkan akan berpindah tugas menjadi Kepala Badan Komunikasi (Bakom) sekaligus menjabat sebagai juru bicara presiden.

Posisi KSP yang ditinggalkannya disebut akan diisi oleh mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman, yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.

Electronic money exchangers listing

Di sisi lain, mantan Kepala Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, juga dikabarkan akan mendapat posisi baru sebagai utusan khusus presiden bidang komunikasi.

Nama lain yang turut disebut adalah Abdul Kadir Karding, mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), yang dikabarkan akan kembali masuk kabinet dengan menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Nasional.

Selain itu, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, disebut-sebut akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

Menanggapi kabar tersebut, Qodari enggan memberikan komentar panjang. Ia menegaskan, keputusan terkait susunan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

“Semua itu merupakan kewenangan Presiden. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari beliau,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, belum memberikan tanggapan terkait isu reshuffle yang beredar tersebut.(jpc)