Perusahaan teknologi Nvidia mengumumkan kenaikan pembayaran dividen secara masif sebesar 2.400 persen bagi para investor sahamnya pada Senin (25/5/2026).
Kenaikan tersebut mengubah nilai dividen Nvidia yang sebelumnya hanya bernilai nominal satu sen menjadi 0,25 dollar AS. Dilansir dari finance.yahoo.com, pertumbuhan ini membuat proyeksi dividen tahunan menjadi 1 dollar AS per lembar saham dengan imbal hasil atau yield sekitar 0,47 persen.
Angka imbal hasil tersebut kini tercatat lebih tinggi daripada Apple yang memiliki yield sebesar 0,35 persen. Meski demikian, capaian Nvidia ini masih berada di bawah rata-rata S&P 500 sebesar 1,1 persen serta Microsoft yang mencatatkan yield sebesar 0,87 persen.
Sebelumnya pada tahun 2024, dividen Nvidia secara teknis sempat meningkat sebesar 900 persen karena aksi pemecahan saham atau stock split dengan rasio 10-banding-1. Laporan keuangan kuartal terbaru menunjukkan laba per saham dilusian Nvidia mencapai 2,39 dollar AS, nilai yang dinilai mampu menutupi pembayaran dividen setahun penuh.
Rasio pembayaran yang sangat kecil dengan kondisi finansial yang kuat sebenarnya memungkinkan Nvidia untuk terus menaikkan dividen pada tingkat tinggi di masa depan. Namun, perusahaan teknologi umumnya lebih mengandalkan pembelian kembali saham atau share buyback dibandingkan dividen untuk memberi penghargaan kepada pemegang saham.
Kebijakan pembayaran dividen yang besar sering kali dihindari karena dapat menciptakan kewajiban dan ekspektasi yang dinilai mampu menghambat fokus perusahaan terhadap pertumbuhan. Langkah Nvidia menaikkan dividen baru-baru ini diduga hanya bertujuan untuk menyelaraskan imbal hasilnya dengan saham teknologi lain, bukan menjadi indikasi transisinya menjadi saham pertumbuhan dividen papan atas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·