PROKALTENG.CO – Operasi terhadap Alfian, korban selamat kasus pembunuhan satu keluarga di perbatasan Kalimantan Tengah (Kalteng) – Kalimantan Timur (Kaltim) berjalan lancar. Tindakan medis itu dilakukan di RSUD Muara Teweh pada Senin (20/4/2026) malam.
Direktur RSUD Muara Teweh, dr Hj Wahidah Asurawati, melalui humas rumah sakit, Amrulah, menjelaskan bahwa proses operasi berlangsung aman dan terkendali.
“Proses operasinya berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ujar Amrulah, Selasa (21/4/2026).
Dia menambahkan, operasi yang dijalani Alfian termasuk kategori operasi besar. Tim medis yang dikerahkan untuk menangani korban terdiri dari sembilan orang.
Rinciannya, satu dokter spesialis bedah, satu dokter spesialis anestesi, dua perawat anestesi, dan lima perawat lainnya.
“Totalnya ada sembilan orang yang melakukan proses operasi,” kata Amrulah.
Operasi yang semula dijadwalkan pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 19.50 WIB. Proses pembedahan selesai pada pukul 21.00 WIB atau berlangsung selama sekitar 70 menit.

Saat ini, Alfian dirawat di ruang Teratai. Kondisinya dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan intensif sejak sehari sebelumnya.
Untuk diketahui, peristiwa tragis terjadi di kawasan Timber Dana. Sebuah keluarga diserang oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kejadian ini menewaskan lima orang. Korban jiwa dalam peristiwa tersebut adalah Cuah (55), petani; Hasna (40), ibu rumah tangga; Tasya Haulina (17); David (3); serta Ono (50), ibu rumah tangga. Seluruh korban beralamat di Desa Benangin 2, Kecamatan Teweh Timur.(kpg)
PROKALTENG.CO – Operasi terhadap Alfian, korban selamat kasus pembunuhan satu keluarga di perbatasan Kalimantan Tengah (Kalteng) – Kalimantan Timur (Kaltim) berjalan lancar. Tindakan medis itu dilakukan di RSUD Muara Teweh pada Senin (20/4/2026) malam.
Direktur RSUD Muara Teweh, dr Hj Wahidah Asurawati, melalui humas rumah sakit, Amrulah, menjelaskan bahwa proses operasi berlangsung aman dan terkendali.
“Proses operasinya berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ujar Amrulah, Selasa (21/4/2026).

Dia menambahkan, operasi yang dijalani Alfian termasuk kategori operasi besar. Tim medis yang dikerahkan untuk menangani korban terdiri dari sembilan orang.
Rinciannya, satu dokter spesialis bedah, satu dokter spesialis anestesi, dua perawat anestesi, dan lima perawat lainnya.
“Totalnya ada sembilan orang yang melakukan proses operasi,” kata Amrulah.
Operasi yang semula dijadwalkan pukul 20.00 WIB dimajukan menjadi pukul 19.50 WIB. Proses pembedahan selesai pada pukul 21.00 WIB atau berlangsung selama sekitar 70 menit.
Saat ini, Alfian dirawat di ruang Teratai. Kondisinya dilaporkan stabil setelah mendapatkan penanganan intensif sejak sehari sebelumnya.
Untuk diketahui, peristiwa tragis terjadi di kawasan Timber Dana. Sebuah keluarga diserang oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kejadian ini menewaskan lima orang. Korban jiwa dalam peristiwa tersebut adalah Cuah (55), petani; Hasna (40), ibu rumah tangga; Tasya Haulina (17); David (3); serta Ono (50), ibu rumah tangga. Seluruh korban beralamat di Desa Benangin 2, Kecamatan Teweh Timur.(kpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·