Panduan Bacaan Talbiyah dan Salawat Jemaah Haji sesuai Aturan Kemenag

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Mengucapkan kalimat Talbiyah dan Salawat menjadi bagian inti dari perjalanan spiritual umat Muslim saat menunaikan ibadah di Tanah Suci. Untaian kalimat suci ini dilantunkan sebagai simbol pemenuhan panggilan Allah SWT selama menjalankan prosesi ibadah.

Panduan lengkap mengenai bacaan ini tertuang dalam buku Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah, dilansir dari Cahaya. Buku tersebut diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sebagai acuan bagi para jemaah.

Talbiyah merupakan pernyataan ketauhidan sekaligus bentuk ketaatan seorang hamba yang telah berniat melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Kalimat ini menjadi napas utama bagi para jemaah yang sedang dalam keadaan berihram.

Para jemaah dianjurkan untuk terus mengumandangkan Talbiyah sejak resmi mengenakan pakaian ihram. Aktivitas ini dilakukan secara terus-menerus hingga jemaah akan memulai ibadah tawaf di Kakbah.

Berikut adalah teks Arab Talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ

Teks Latin Talbiyah:

Labbaykallahumma labbayk, labbayka lā syarīka laka labbayk, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, lā syarīka lak.

Artinya:

"Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu."

Bacaan Salawat dan Doa Tambahan

Setelah melantunkan Talbiyah, jemaah disunnahkan untuk membaca salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan serta wasilah dalam memanjatkan doa kepada Sang Pencipta.

Teks Arab Salawat:

اَللَّهُمَّ صَلَّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Teks Latin Salawat:

Allahumma salli wa sallim 'alā sayyidinā muhammadin wa 'alā āli sayyidinā muhammad.

"Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarganya."

Jemaah juga dianjurkan untuk melanjutkan dengan doa memohon rida Allah SWT dan keselamatan di akhirat. Doa ini dibaca setelah rangkaian salawat selesai diucapkan sebagai pelengkap zikir saat ihram.

Teks Arab doa sesudah salawat:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْأُخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Terjemahan doa tersebut adalah:

"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon rida-Mu dan surga, dan kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka."

Menghayati setiap kalimat suci ini bertujuan memperkuat aspek spiritualitas jemaah selama menempuh perjalanan suci. Praktik ini menjadi pengingat bahwa orientasi utama ibadah haji adalah semata-mata untuk mengharapkan rida Allah SWT.