PBB Sambut Dialog Presiden AS-Cina di Beijing

Sedang Trending 34 menit yang lalu

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mengapresiasi dialog antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping yang akan berlangsung mulai Kamis 14 Mei 2026 hingga Jumat 15 Mei 2026.

“PBB berharap Washington dan Beijing akan menggunakan kesempatan itu untuk menyelesaikan perbedaan melalui negosiasi,” kata wakil juru bicara PBB, Farhan Haq pada Rabu 13 Mei 2026 seperti dilansir RIA Novosti/Sputnik dan dikutip Antara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Trump tiba di Beijing pada Rabu malam waktu setempat untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Ini menjadi kunjungan pertama seorang pemimpin AS ke Cina dalam sembilan tahun.

"Jelas, kami menghargai semua dialog antara dua negara penting seperti Amerika Serikat dan Cina, dan kami ingin mereka menggunakan momen seperti ini agar mereka dapat menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog," kata Haq.

Dia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan ketika ditanya apakah PBB memiliki harapan apa pun untuk pertemuan antara Trump dan Xi Jinping, terutama mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kendati demikian, Haq menegaskan PBB tidak mengharapkan masalah selat tersebut diselesaikan oleh Cina dan AS saja.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang Israel, sejumlah negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS serta menutup Selat Hormuz.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Pembicaraan selanjutnya di Islamabad berakhir tanpa hasil, dan Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi Iran waktu untuk mengajukan "proposal terpadu."

Eskalasi itu hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga menaikkan harga bahan bakar.